nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gara-Gara Virus Korona, Hotel Langganan Wisatawan China di Bali Sepi

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 18:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 11 406 2166914 gara-gara-virus-korona-hotel-langganan-wisatawan-china-di-bali-sepi-hn7WiExXv1.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KOMISI Kesehatan China mencatat merebaknya virus korona (corona virus/2019-nCov) telah membuat menewaskan 1.016 orang. Bahkan tercatat pada awal peka ini ada 2.478 kasus baru dan 108 kematian baru akibat virus korona.

Dengan demikian tercatat ada lebih dari 40 ribu orang yang menderita virus korona di seluruh dunia. Meski demikian, ada 3.412 orang berhasil melawan virus ini dan dinyatakan sembuh. Orang-orang yang sembuh ini sejumlah 1.795 orang atau paling banyak berasal dari Hubei, China.

Di Asia sendiri, virus Korona sudah masuk ke Malaysia, Singapura hingga Thailand. Tak pelak, negara-negara tersebut kini dihindari oleh para turis asing yang hendak berlibur.

Tak pelak, negara-negara tersebut kini dihindari oleh para turis asing yang hendak berlibur.

Meski begitu, nampaknya kabar tersebut belum mempengaruhi jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan Pulau Bali tetap ramai dan tak terpengaruh isu virus corona yang tengah melanda beberapa negara.

Kendati demikian, hotel tempat menginap wisatawan asal Tiongkok terbilang sepi. Meskipun, Bali menjadi destinasi wisata pilihan bagi wisatawan mancanegara karena terbilang aman.

"Cuma informasi dari Pak Gubernur, yang biasanya hotel-hotel yang biasa ditempatkan oleh turis langganan dari Tiongkok, itu jadi sepi," kata dia usai menghadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan, Pencegahan Stunting dan Program Dana Desa di Sekretariat TNP2K, Jakarta Pusat, Selasa (11/02/2020) seperti dilansir dari keterangan tertulis.

"Saya sudah bertemu dengan Pak Gubernur (Bali), hari Minggu yang lalu saya ke sana, juga ada kegiatan olahraga bersama, saya tidak melihat ada (kondisi) sepi, (justru) ramai. Saya masuk ke Denpasar, Sanur, Kuta, ramai," ungkap Mendagri.

Menurutnya, hal ini karena para wisatawan yang hendak ke Jepang, Thailand, Singapura, mengurungkan niatnya dan lebih memilih Bali, menjadi destinasi wisata.

Hingga saat ini Pemerintah Indonesia terus mengantisipasi adanya penyebaran virus Corona termasuk dengan mengambil langkah preventif melalui berbagai rapat koordinasi dengan stakeholder terkait.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini