Cerita Haru Indro Warkop yang Satu per Satu Kehilangan Orang Tercinta Akibat Kanker

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 11 612 2166804 cerita-haru-indro-warkop-yang-satu-per-satu-kehilangan-orang-tercinta-akibat-kanker-y8bKgLgfou.jpg Indro Warkop (Leo/Okezone)

Kanker paru adalah jenis kanker yang paling mematikan. Tercatat hampir 1,7 juta orang di dunia meninggal setiap tahunnya akibat penyakit yang satu ini. Salah satu legenda komedi Indonesia, Indro Warkop ternyata memiliki kisah haru akibat penyakit kanker.

Pria berkepala plontos ini mengaku kehidupannya dikelilingi oleh para penderita kanker. Bahkan satu per satu orang terdekat Indro Warkop yang merupakan sahabat hingga keluarganya meninggal dunia akibat penyakit mematikan itu.

“Mas Kasino meninggal karena kanker otak, istri Mas Dono meninggal karena kanker payudara, Mas Dono meninggal karena kanker paru-paru. Pada 2004 mertua saya meninggal karena kanker air liur dan pada 2018 istri saya meninggal karena kanker paru-paru,” terang Indro, kepada Okezone, Selasa (11/2/2020).

Indro Warkop

Hilangnya orang-orang tersayang yang ada di sekeliling Indro telah membuatnya tergerak untuk mensosialisasikan bahaya tentang kanker. Pria bernama asli Indrodjojo Kusumonegoro ini mengatakan bahwa penyakit kanker bukanlah penyakit yang murah, karena memerlukan biaya yang mahal.

“Kanker itu bukan penyakit murah. Biayanya besar sekali. Saya tunduk pada apa pun, saya mencari uang untuk bantu istri saya karena tidak menggunakan BPJS. Mau berobat seperti apa? Istri saya menjawab medis karena bisa dipertanggungjawabkan. Yaudah kita jalani,” lanjutnya.

Meski segala upaya pengobatan secara medis telah dilakukan Indro, namun sang istri terpaksa menyerah kepada penyakitnya dan menghadap sang pencipta. Indro pun sangat menyesalkan perihal kepergian istrinya karena kurang perhatian mengenai bagaimana cara menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit.

“Alhamdulillah kami jalani. Kami berbuat untuk yang terbaik dan terburuk. Sayang kami memang sudah telat, istri saya sudah stadium lanjut. Tapi setidaknya kami telah melakukan yang terbaik,” tuntas Indro Warkop.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini