nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Moms! Yuk Penuhi Makanan Berserat pada Buah Hati

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Rabu 12 Februari 2020 17:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 12 12 2167448 moms-yuk-penuhi-makanan-berserat-pada-buah-hati-pNugvBRFGJ.jpg Foto: dok Bebelac

DEPOK – Puluhan anak-anak dari Taman pengembangan anak (TPA) Makara, Kota Depok, Jawa Barat melakukan kegiatan bermain sambil belajar di lingkungakan sekolah. Meskipun baru berusia 1-5 lima tahun, mereka perlu diberikan edukasi tentang pengenalan makanan yang sehat.

Edukasi yang diberikan kepada mereka dengan cara memperkenalkan penampilan Pak Bon. Sebuah boneka yang mengajak anak-anak untuk bermain sambil memperkenalkan nama sayur dan buah.

Dalam permainan ini anak-anak nampak senang gembira, keceriaan tergambar dari raut wajah mereka. Ditemani dengan guru pembimbing satu persatu nama buah dan sayur disebutkan, seperti wortel, daun sawi, tomat, pepaya, pisang dan lainya.

ist

Sementara itu, para orangtua mengikuti diskusi bertajuk "Cerita Serat Anak Hebat" bersama ahli gizi Indonesia dokter Louise Kartika Indah, Sp. GK, brand manager Bebelac Gold Vita Yuanita dan bloger Indonesia, Cici Desri. Tujuannya untuk mengetahui pentingnya gizi pada anak dalam masa tumbuh kembang.

Pada kesempatan ini, ahli gizi dokter Louise Kartika Indah, menerangkan bahwa anak-anak pada usia dini dianjurkan mengkonsumsi makanan berserat. Karena serat sangat dibutuhkan pada tubuh anak-anak. Maka dari itu anak-anak usia dini dianjurkan memakan asupan yang mengandung serat tinggi seperti sayuran, buah, kacang-kacangan dan sebagainya.

"Serat itu apa? itu golongan karbohidrat tapi tidak bisa dicerna di dalam tubuh. Jadi yang butuh serat itu siapa? Yang butuh itu sebenarnya bakteri di dalam tubuh kita. Jadi serat itu adalah makanannya bakteri di saluran pencernaan kita, terutama bakteri yang baik," ucapnya dalam diskusi tersebut.

Menurut dia, anak usia 1 hingga 3 tahun sangat membutuhkan serat sebanyak 16 gram, atau setara dengan 2 kilogram wortel atau 1 kilogram pepaya. Namun rata-rata asupan serat dari makanan anak usia 2 sampai 3 tahun hanya 4,7 gram.

"Ternyata dari 10 anak di Indonesia, 9 anaknya itu kekurangan asupan serat. Karena kita kan tahunya pokoknya anak sudah makan buah, sayur, tapi tidak tahu kebutuhan seratnya itu berapa banyak," imbuhnya.

Louise menambahkan, asupan serat tinggi jika dikonsumsi dalam jangka panjang, akan sangat signifikan mengurangi risiko terjadinya hipertensi, diabetes, obesitas dan penyakit saluran cerna.

"Sedangkan risiko utama bagi pencernaan yang kurang serat adalah konstipasi atau sembelit pada si kecil, frekuensi buang air besar yang lebih sedikit dari biasanya dan kurang dari 3 kali seminggu. Akibatnya tinja menjadi kering dan keras sehingga sulit untuk dikeluarkan dari anus," jelasnya.

Sementara itu, bloger Indonesia, Cici Desri mengutarakan pengalaman bagaimana membesarkan buah hatinya. Dia pun terkadang merasa ragu dengan jumlah kebutuhan ideal asupan serat yang dibutuhkan bagi anaknya.

"Paling kelihatan itu dari tekstur fesesnya, keras atau lembek, lancar atau nggak, setiap hari atau 2 hari sekali BAB-nya. Kalau asupan seratnya kurang, pasti nggak mood banget," jelasnya.

Oleh karena itu, dia menopangnya pula dengan asupan susu formula Bebelac Gold yang khusus diperkaya dengan kandungan serat. "Jadi setelah usia 1 tahun itu rutin minum Bebelac Gold 3 kali sehari, Alhamdulillah percernaannya sehat, BAB nya lancar," terang Cici.

Brand Manager Bebelac Gold, Vita Yuanita, yang juga menjadi pembicara dalam diskusi itu mengatakan, bahwa produk Bebelac Gold merupakan satu-satunya susu tinggi serat yang teruji klinis. Di dalamnya terkandung minyak ikan, omega 3 dan omega 6, saripati jagung, FOS : GOS 1:9, 13 vitamin & 7 mineral. Susu ini pun unggul dari segi fiber, omega 3 dan omega 6-nya lebih tinggi dibanding dengan produk susu lainnya.

"Selain dikenalkan dengan sayur dan buah sejak dini, pemberian susu Bebelac Gold bisa bantu penuhi asupan serat harian anak. Dengan minum 3 kali sehari dapat memantu memenuhi kebutuhan serat harian," terangnya.

Lebih lanjut, Vita menambahkan Bebelac Gold sangat membantu kebutuhan serat harian anak mendampingi menu makanan utama dan makanan selingan. Disebutkannya, 3 gelas Bebelac Gold membantu memenuhi hampir 50 persen atau setara 7 gram kebutuhan serat harian anak.

"Dengan meminum 3 gelas sehari tidak mencukupi 100 persen, tapi dengan 3 gelas sehari bisa mencukupi kebutuhan serat hampir 50 persennya,”tutur Vita.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator TPA Makara Efriyani Djuwita mengungkapkan bahwa kegiatan edukasi kesehatan terhadap anak-anak dan orang tua yang dilakukan oleh Bebelac Gold dan Okezone.com sudah sesuai dengan konsep pendidikan diusia dini.

"Saya rasa bagus sekali, untuk pendidikan makan makanan yang sehat seimbang banyak seratnya itu memang harus sedini mungkin dipaparkan," kata Efriyani.

Dia mengaku, edukasi asupan serat terhadap usia dini juga menjadi salah satu program di TPA Makara, bahkan dalam satu bulan sekali murid-murid dianjurkan membawa makanan sayur dan buah-buahan untuk melengkapi gizi mereka.

"ini juga sejalan dengan program sekolah di TPA Makara yang selalu berusaha menjaga keseimbangan makanan anak. Jadi kami memang memperhatikan makanan anak-anak harus ada sayur, protein, karbohidrat," pungkasnya.

Bebelac Gold juga mengajak agar para ibu dan anak mengikuti kompetisi digital activity di sosial media. Caranya adalah dengan cukup mengirimkan foto disertai penjelasan saat masa-masa perjuangan mengenalkan anak mengonsumsi asupan berserat dan juga susu Bebelac Gold.

Pemenang yang beruntung akan mendapatkan hadiah senilai Rp500 ribu beserta golden ticket untuk ke Big Bang yang akan digelar di Ecopark, Ancol, pada Minggu 22 Maret 2020.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini