nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lalai Pakai Pelindung, Petugas Karantina Malah Terinfeksi COVID-19

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 13 Februari 2020 11:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 13 481 2167735 lalai-pakai-pelindung-petugas-karantina-malah-terinfeksi-covid-19-ZwvUCftzaI.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KEMENTERIAN Kesehatan Jepang mengumumkan bahwa korban yang telah positif terjangkit virus korona atau COVID-19, di dalam kapal Diamond Princess yang tengah dikarantina di Yokohama, Jepang, telah bertambah jumlahnya sebanyak 39 orang.

Dengan tambahan angka tersebut, membuat total yang terinfeksi virus COVID-19 di kapal tersebut telah menyentuh angka 175 orang. Di antara 39 orang baru, yang terdiri dari 10 anak buah kapal dan 29 orang penumpang yang hasil tesnya telah menunjukkan hasil positif terkena virus COVID-19 ini, sebagaimana diwarta Reuters, Kamis (13/2/2020) adalah seorang petugas karantina.

Petugas karantina yang ikut terinfeksi saat masa karantina tersebut, adalah petugas yang bekerja untuk membagikan kuesioner pemeriksaan kesehatan penumpang dan kru kapal. Saat bertugas, sang petugas sendiri telah mengikuti prosedur aturan yang ditetapkan.

Saat bertugas, sang petugas sendiri telah mengikuti prosedur aturan yang ditetapkan.

Seperti pemakaian APD (alat pelindung diri), yakni mengenakan masker pelindung wajah dan sarung tangan. Tetapi ternyata, menurut laporan media setempat Nikkei, petugas ini tidak mengenakan pakaian pelindung penuh.

Sejauh ini, menurut laporan media setempat, Nikkei menyebutkan bahwa pihak kementerian kesehatan Jepang tengah dalam proses kontak petugas karantina tersebut dengan para rekan kerja dan juga anggota keluarga.

Sekira 3.700 orang disebutkan berada di atas kapal pesiar Diamond Princess tersebut. Padahal biasanya, hanya dengan sekitar anak buah kapal (ABK) 1.100 orang dan kapasitas penumpang 2670 orang.

Menteri Kesehatan Jepang, Katsunobu Kato mengatakan saat di parlemen bahwa ia ingin memperluas pemeriksaan untuk semua penumpang dan awak di atas kapal. Katsunobu Kato juga mengatakan bahwa pihak berwenang dapat mengumpulkan sumber daya untuk melakukan lebih dari 1000 tes dalam sehari.

Dilaporkan oleh koran Japan Times, sekitar 80 persen dari penumpang kapal pesiar ini adalah orang-orang lanjut usia, sudah atau malah lebih dari 60 tahun. 215 orang tercatat berusia 80-an, 11 orang berusia 90-an.

Orang-orang di dalam kapal yang hasil tesnya positif terkena virus Covid-19 ini sendiri telah dibawa keluar dari kapal pesiar untuk dibawa menuju rumah sakit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini