nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selain WNI dari Wuhan, 47 Tenaga Medis Akhirnya Bisa Pulang Kampung

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 13 Februari 2020 19:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 13 481 2168061 selain-wni-dari-wuhan-47-tenaga-medis-akhirnya-bisa-pulang-kampung-cuqY3txctj.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PEMERINTAH akhirnya memulangkan 238 Warga Negeri Indonesia (WNI) yang sempat dikarantina di Natuna. Karantia sendiri, dimaksudkan agar mereka benar-benar terbukti bebas dari virus Korona atau yang dikenal dengan nama COVID-19.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kemenko PMK Agus Suprapto mengatakan, total sebanyak 285 orang akan dipulangkan dari Natuta. Dengan 238 orang WNI dari Wuhan, dan sisanya termasuk para petugas kesehatan dan lainnya.

"Tapi yang perlu ditekankan bahwa mereka semua yang dipulangkan dalam keadaan sehat," jelas dia saat jumpa pers di Kantor Kemenko PMK, Jakarta.

Evakuasi

Menurutnya, para WNI dan Tenaga Kesehatan tersebut diketahui berasal dari 29 provinsi di Indonesia. "Paling banyak dari Jatim," tambah dia yang kemudian diamini oleh Kepala Pusat Analisis Determinan Kesehatan Kemenkes Pretty Multihartina.

Sekadar informasi, Pemerintah pusat telah melakukan koordinasi dan menentukan waktu pelepasan peserta transit observasi serta sejumlah petugas lainnya yang berada di Natuna, Kepulauan Riau, pasca-observasi COVID-19 pada Sabtu 15 Februari mendatang.

Dengan syarat, bila sampai batas waktu observasi Pukul 12.00 hari itu mereka tetap dalam keadaan tetap sehat.

Hal itu merujuk aturan masa waktu efektif untuk observasi yang telah ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) atau Badan Kesehatan Dunia yakni selama 14 hari atau dua pekan.

Sekadar informasi, WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China, berjumlah 238 orang. Mereka tiba di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu 22 Januari silam. Dari 238 orang tersebut, dua di antaranya terdiri dari anak-anak.

Setelah menjalani pemeriksaan di atas pesawat Batik Air, ratusan WNI tersebut dipindahkan ke tiga buah pesawat TNI AU untuk kemudian diterbangkan ke Natuna. Di sana, mereka menjalani observasi sehat sesuai protokoler yang berlaku.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini