nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Penyebab Kilatan Petir saat Merapi Erupsi

Kamis 13 Februari 2020 20:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 13 612 2168112 ini-penyebab-kilatan-petir-saat-merapi-erupsi-9VsSg8ClmT.jpg Gunung Merapi erupsi (Foto: AP)

Gunung Merapi mengalami erupsi. Rupanya saat erupsi terdapat kilatan petir yang menyambar-nyambar di tengah gumpalan awan gelap yang besar.

Banyak orang mengira kilatan petir saat Gunung Merapi erupsi terjadi karena di atas gunung turun hujan. Namun faktanya cuaca di puncak saat gunung erupsi malah cerah.

 ilustrasi petir

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, sejatinya fenomena kilatan petir yang menyambar saat gunung meletus bisa diterangkan secara ilmiah. Kejadian alam tersebut sering dinamakan sebagai petir vulkanik.

Kepala Subbidang Prediksi Cuaca BMKG Agie Wandala Putra mengatakan, sambaran petir ini memang kerap terjadi ketika gunung mengalami erupsi.

Fenomena ini terjadi karena awan kumulonimbus yang merupakan sarang petir digantikan oleh awan yang disebabkan oleh erupsi.

Awan ini merupakan kepulan uap air, debu, abu, uap air dan partikel vulkanik lain yang menyembur ke angkasa.

“Jadi memang itu interaksi awan yang terkondensasi dari partikel letusan. Jadi sangat mungkin terjadi petir,” terang Agie.

Seperti dilansir dari KR Jogja, Agie menambahkan selain erupsi gunung, awan kumulonimbus dan petir ini juga berbahaya untuk manusia yang ada disekitar daerah tersebut.

“Karena sistem petir itu ada beberapa tipe, interaksi awan ke awan, awan ke daratan dan di dalam awan itu sendiri. Kalau dilihat maka petir vulkanik terjadi antara di dalam awan atau dengan daratan,” kata Agie.

Fenomena seperti ini juga pernah terlihat saat Gunung Taal di Filipina mengalami erupsi pertengahan Januari lalu. Kilatan petir saat itu terlihat menyambar di tengah kepulan asal letusan gunung aktif tersebut. Namun tak terjadi hujan kala itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini