nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hadiah Valentine Spesial Edisi COVID-19, Apa Saja Isinya?

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 13:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 14 298 2168374 hadiah-valentine-spesial-edisi-covid-19-apa-saja-isinya-G002bp9eoU.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

TANGGAL 14 Februari memang kerap dirayakan sebagai Hari Valentine. Biasanya, mereka yang muda mudi akan memanfaatkan momen ini untuk memberikan hadiah spesial bagi pasangannya.

Perayaan Valentine identik dengan buket bunga maupun cokelat sebagai hadiah untuk pasangan. Namun di Filipina, buket bunga yang hadir dijual di pasaran bukanlah buket bunga biasa. Melainkan buket bunga unik, sebagai tanda romantis sekaligus melindungi dari paparan virus COVID-19.

Pasalnya, buket bunga yang dijual adalah buket bunga anti virus korona COVID-19. Mengingat sekarang, wabah virus COVID-19 telah menjadi masalah isu global yang dihadapi banyak negara, termasuk Filipina.

COVID-19 telah menjadi masalah isu global yang dihadapi banyak negara, termasuk Filipina.

Buket bunga anti COVID-19 ini, dijual oleh seorang wanita Filipina , Mary Jane Villegas sebagai buket bunga perayaan Hari Valentine.

Buket bunga anti COVID-19, berisi cairan pembersih tangan, masker pelindung wajah, sikat gigi, sabun, dan sarung tangan yang tetap dihiasi dengan bunga mawar merah, tulip, dan jenis bunga-bunga populer lainnya.

Mary mengatakan, buket bunga anti COVID-19 tersebut bisa jadi pilihan cara yang lebih baik untuk mengekspresikan rasa cinta kepada orang tersayang. Ketimbang buket bunga biasa pada umumnya, yang diisi oleh rangkaian bunga-bunga serta cokelat.

Ide unik ini, diakui Mary karena ia sendiri merasakan ketakutan akan wabah COVID-19 yang sekarang telah menelan korban jiwa lebih dari 1000 orang tersebut.

“Saya merasa takut dengan virus korona tersebut, kita tidak pernah tahu apakah orang yang berinteraksi dengan kita adalah orang yang sudah sakit. Kita ingin hidup lebih lama, inilah mengapa aku membuat buket bunga ini,” tutur Mary, seperti dikutip Arabiya, Jumat (14/2/2020).

Valentine tetapi bisa juga memberikan perlindungan terhadap paparan COVID-19.

Melalui buket bunga anti COVID-19 ini, Mary bermaksud ingin mengingatkan orang-orang bahwa bunga bukan satu-satunya hal yang dapat diberikan sebagai hadiah saat merayakan Valentine tetapi bisa juga memberikan perlindungan terhadap paparan COVID-19.

Sekadar informasi, Komisi Kesehatan China (NHC) melaporkan, pada Kamis, 13 Februari 2020, tercatat ada 116 kematian akibat Covid-19 di Provinsi Hubei, dengan 4.823 kasus baru yang dilaporkan.

Angka tersebut turun jauh jumlah kematian dan kasus baru yang dilaporkan pada Rabu, 12 Februari 2020, di mana 14.840 kasus baru dan 242 kematian dikonfirmasi.

Sementara itu Jepang pada Kamis, melaporkan kematian pertama akibat virus Covid-19 yang terjadi di negaranya. Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga Kamis telah dilaporkan 224 kasus infeksi, dan tiga kematian di 24 negara di luar China daratan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini