nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Intip Tradisi Hari Valentine di Jepang hingga Korea Selatan

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 11:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 14 406 2168320 intip-tradisi-hari-valentine-di-jepang-hingga-korea-selatan-ErdjGhOkLG.jpg Ilustrasi. (Huffingtonpost)

SAAT merayakan Hari Valentine, setiap negara punya tradisi masing-masing. Termasuk Jepang dan Korea Selatan, yang dikenal sebagai negara romantis.

Penduduk di sana melakukan tradisi Hari Valentine, tidak sekedar memberi cokelat, bunga mawar atau mengirim ucapan kasih sayang. Mereka punya tradisi menarik.

Dilansir Okezone dari Independent, Jumat (14/2/2020), berikut tradisi Hari Valentine yang dilakukan di Jepang, Korea Selatan dan negara lainnya.

Jepang

valentine

Tradisi perayaan Hari Valentine di sini, biasanya para perempuan untuk membeli hadiah untuk laki-laki. Lalu pesan ini dibalas tepat sebulan kemudian, pada 14 Maret atau saat White Day. Saat itu laki-laki sengaja membeli hadiah untuk para perempuan.

Hari Valentine di Jepang adalah para perempuannya tidak hanya memberikan cokelat kepada pria yang ia taksir atau ada hubungan romantis. Tapi juga ia berikan kepada anggota keluarga pria, bahkan rekan kerja. Adapun jenis cokelat yang diberikan, tergantung pada hubungannya itu sendiri.

Kolombia

Tradisi perayaan Valentine di Kolombia dirayakan pada hari yang terpisah. Dia de Amor y Amistad yakni Hari Cinta dan Persahabatan dirayakan, pada Sabtu di pekan ketiga September.

Kolombia sendiri yang memutuskan pada 1969 bahwa perayaan Hari Valentine dipindah dari Februari ke September, untuk menghindari musim masuk sekolah. Selain itu, menjelang akhir tahun, penjualan cokelat dan bunga lebih baik di musim ini.

Korea Selatan

gembok cinta

Negeri Ginseng satu ini punya tradisi perayaan Valentine sama dengan Jepang. Para perempuan memberikan cokelat kepada pria. Baru kemudian satu bulan kemudian para pria melakukan hal yang sama. Di Korea Selatan juga ada yang dinamakan Black Day, diadakan pada 14 April, tepat dua bulan setelah Hari Valentine. Orang yang memperingati biasanya berstatus lajang.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini