nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peringatan Hari Jomblo, Yuk Belajar dari Kisah Cinta Jurnalis Ini

Fadhil Khatamy, Jurnalis · Sabtu 15 Februari 2020 14:47 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 15 196 2168953 peringatan-hari-jomblo-yuk-belajar-dari-kisah-cinta-jurnalis-ini-PVfYiJ2ODS.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PERAYAAN Valentine memang dirayakan pada 14 Februari, dan digambarkan sebagai hari kasih sayang. Tapi ada juga hari peringatan kesadaran akan orang lajang atau yang dikenal dengan Single Awareness Day (SAD).

Jatuh pada tanggal 15 Februari, saat itu tersebut dibuat khusus bagi orang-orang lajang alias belum memiliki pasangan. Melansir dari laman Single Awareness, peringatan Single Awareness Day merupakan hari saat semua orang lajang alias jomblo dapat dengan bangga menyandang status yang mereka miliki.

Banyak alasan yang membuat orang memilih untuk menjadi jomblo, seperti belum menemukan jodoh yang tepat, masih nyaman sendiri atau mungkin karena pernah gagal dalam menjalin hubungan alias patah hati.

mungkin karena pernah gagal dalam menjalin hubungan alias patah hati.

Patah hati merupakan hal yang cukup rumit untuk dimengerti, karena tidak bisa diukur secara logika. Bahkan, banyak orang yang melakukan tindakan nekat karena patah hati.

Meskipun sulit, bukan berarti patah hati tidak bisa disembuhkan. Bahkan, banyak musisi mendapatkan inspirasi menciptakan lagu yang indah karena patah hati. Asal, dia mampu bangkit dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Seperti salah satu kisah dari seorang wartawan politik, sebut saja namanya Wisnu. Awalnya Wisnu tidak begitu menggemari ranah politik, di kampus dia bergabung dengan salah satu Klub pecinta alam.

Dari klub tersebut, dia berkenalan dengan juniornya bernama Nuri. Nuri pun sering menghubungi Wisnu, bahkan dia beberapa kegiatan Wisnu sering diikuti oleh Nuri, dengan alasan ingin bertemu temannya di sana.

Wisnu pun mulai membuka hatinya pada Nuri. Setelah cukup lama dekat akhirnya Wisnu memutuskan untuk menyatakan perasaannya kepada Nuri. Sayangnya, sebelum Wisnu menyatakan perasaannya Nuri lebih dulu mengucapkan selamat tinggal pada Wisnu dengan alasan ingin pindah kuliah dan fokus untuk mengejar cita-citanya.

selamat tinggal pada Wisnu dengan alasan ingin pindah kuliah dan fokus untuk mengejar cita-citanya.

Tapi yang lebih mengejutkan adalah setelah tidak lagi menjalin hubungan dengan Wisnu, Nuri malah memposting kegiatan dia bersama pacar barunya. "Katanya mau fokus kejar cita-citanya, ternyata sudah punya pacar" ujar wisnu sambil menunjukan rasa kekecewaannya.

Kisah cinta Wisnu pun kandas sebelum dimulai. Di tengah rasa frustrasi tersebut, Wisnu menyibukan dirinya dengan sering membaca buku tentang politik dan sejarah sejarah.

Berbekal kebiasaan membaca politik dan sejarah, Wisnu pun mencoba menjadi jurnalis di sebuah media nasional. Karena pengetahuan politiknya yang cukup luas, dia pun diterima dan cukup sukses di sana.

Wisnu pun membuktikan, bahwa patah hati bisa membuat seseorang menjadi lebih baik, jika diarahkan pada kegiatan positif. "Pilihlah pasangan yang bisa menjadi support system dalam kehidupan kalian, bukan menjadi beban pikiran yang hanya membuat sakit hati saja," tutupnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini