nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dampak Radiasi bagi Kesehatan Ibu Hamil dan Janin

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 17 Februari 2020 12:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 17 481 2169540 dampak-radiasi-bagi-kesehatan-ibu-hamil-dan-janin-A26ESp6YN2.jpg Ilustrasi (Foto : Momjunction)

Radiasi radioaktif di Perumahan Batan Indah, Setu, Tangerang Selatan menjadi perbincangan hangat masyarakat Indonesia. zat berbahaya tersebut bersumber dari serpihan limbah radioaktif yang tertanam di dalam tanah bagian depan perumahan.

Sebagaimana dilansir Marchofdimes, Senin (17/2/2020), radiasi adalah sejenis energi. Radiasi bergerak seperti sinar atau partikel di udara. Radiasi dapat menempel pada material seperti debu, bubuk atau cairan. Pada dasarnya seseorang terpapar atau bersentuhan dengan sejumlah kecil radiasi hampir setiap hari.

Radiasi ini berasal dari sumber alami seperti sinar matahari dan sumber lain yang berasal dari manusia seperti oven microwave dan sinar-x yang digunakan dalam dunia medis. Radiasi semacam ini tidak menimbulkan efek yang serius, namun beberapa kecelakaan seperti pembangkit listrik tenaga nuklir dapat membuat seseorang terkena radiasi yang lebih besar dan berbahaya bagi manusia dan janin.

Selama kehamilan, tubuh seorang ibu akan melindungi bayi dari sebagian besar radiasi yang terpapar setiap hari. Sebagian besar bayi yang lahir dari ibu yang bersentuhan dengan radiasi dalam jumlah rendah tidak berisiko tinggi mengalami cacat lahir. Cacat lahir ini adalah kondisi kesehatan yang dimiliki bayi pada saat mereka lahir.

Ibu Hamil

Cacat lahir ini dapat mengubah bentuk dan fungsi bagian tubuh mereka dan berdampak pada kesehatan secara keseluruhan mulai dari cara tubuh berkembang atau dalam cara tubuh bekerja. Jika seorang ibu menelan atau menghirup bahan radioaktif selama kehamilan, maka bisa masuk ke dalam aliran darah dan melewati tali pusat bayi.

Beberapa area dalam tubuh yang dekat dengan rahim seperti kandung kemih juga akan terganggu. Efeknya pada janin akan tergantung pada jumlah radiasi yang diterima tubuh.

Jenis radiasi dan lamanya waktu seseorang teradiasi bisa menentukan tingkat keparahannya. Janin yang paling sensitif terhadap radiasi yakni saat berusia antara dua hingga 18 minggu kehamilan.

Dikutip dari Marchofdims, adapun beberapa dampak paparan radiasi selama kehamilan dapat menyebabkan:

1. Memperlambat pertumbuhan bayi

2. Menyebabkan cacat lahir

3. Memengaruhi perkembangan otak bayi

4. Menyebabkan kanker pada bayi

5. Menyebabkan keguguran (kematian bayi dalam kandungan sebelum 20 minggu kehamilan)

Jika seseorang melakukan kontak dengan jumlah radiasi yang sangat besar, maka aka nada gejala-gejala fisik yang akan ditimbulkan. Beberapa di antaranya adalah:

1. Muntah, diare, tinja berdarah

2. Demam

3. Kelelahan

4. Rambut rontok

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini