Wabah COVID-19 Merebak, Masker Jadi Tren Fashion Para Influencer

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 18 Februari 2020 09:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 18 194 2170122 wabah-covid-19-merebak-masker-jadi-tren-fashion-para-influencer-4sBHaIdE47.jpg Ilustrasi Masker. (Foto: SCMP)

MASKER bedah mendadak jadi buruan banyak orang setelah merebaknya kasus virus korona (COVID-19) yang telah tersebar di sejumlah negara. Tapi, masker ini malah menjadi tren tersendiri di kalangan influencer instagram.

Apalagi setelah stok masker di pasaran mulai sulit ditemukan. Banyak orang yang mencari alternatif pengganti, atau bahkan menciptakan kreasi masker dengan ide-ide yang sedikit nyeleneh namun terkesan artsy.

Paling sederhana mereka menggunakan masker bedah berwarna-warni, mulai dari biru, kuning, hingga hijau. Tak sedikit pula yang memakai masker N95 yang diklaim lebih ampuh mencegah virus korona karena memiliki teknologi canggih untuk memfilter udara.

korona karena memiliki teknologi canggih untuk memfilter udara.

Nah, bagi para influencer, situasi ini menjadi kesempatan emas untuk mereka berkreasi sekaligus sebagai ajang pamer. Beberapa influencer, tetap tampil stylih memadukan busana glamour mereka dengan masker yang tidak kalah stylishnya.

Seperti padu padan busana yang dipamerkan influencer asal Filipina, Adena Wilson. Dalam unggahan terbarunya, Adena terlihat cantik mengenakan gaun off-shoulder berwarna putih dikombinasikan dengan masker hitam yang menutupi bagian hidung dan mulutnya.

Kendati demikian, sejumlah netizen tetap memuji tindakan Adena, yang secara tidak langsung turut mempromosikan pentingnya penggunaan masker di tengah isu virus korona ini.

Selanjutnya ada influencer sekaligus stylish asal Hong Kong, @declanchan yang turut mengunggah foto selfie saat menggunakan masker di berbagai kesempatan, termasuk saat dirinya hendak melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang.

Masker tersebut kemudian dibagikan secara merata kepada 200 rumah tangga.

Pada keterangan foto yang ditulisnya, Declanchan menceritakan secara singkat tentang kisah yang dia alami saat berkunjung ke sejumlah negara di Eropa. Apalagi saat dia menyambangi Kota Stockholm dan Paris. Seluruh persediaan masker di apotek maupun toko-toko kesehatan di tempat tersebut ternyata sudah ludes terjual habis.

Pemerintah China tidak mengelak bahwa isu virus korona (CVOID-19) ini memang membuat stok persediaan masker di negara mereka menipis.

Bahkan, anggota Partai Komunis di kota Xian berinisiatif membuat masker dadakan berbahan dasar kain kasa, kemudian dicuci tiga kali dengan disinfektan. Masker tersebut kemudian dibagikan secara merata kepada 200 rumah tangga.

Masker tersebut kemudian dibagikan secara merata kepada 200 rumah tangga.

Di Taiwan, produk masker mereka justru dicetak dengan cara yang unik. Para produsen menyematkan bendera nasional Taiwan pada bagian depannya. Demikian dilansir dari SCMP.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini