nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Ashraf Sinclair Jadi Pelayan Restoran Sebelum Terjun ke Dunia Akting

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 18 Februari 2020 09:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 18 298 2170095 cerita-ashraf-sinclair-jadi-pelayan-restoran-sebelum-terjun-ke-dunia-akting-Ei1Lrbrasl.jpeg Ashraf Sinclair (Foto : Okezone)

Awan hitam tengah merundung keluarga kecil penyanyi multitalenta Bunga Citra Lestari (BCL). Sang suami tercinta, Ashraf Sinclair meninggal dunia di Rumah Sakit MMC akibat serangan jantung, pada Selasa (18/2/2020), sekitar pukul 04.00 WIB.

Kabar Ashraf Sinclair meninggal dunia ini pun sontak menghebohkan netizen Indonesia. Bukan tanpa alasan, selama ini Ashraf Sinclair dikenal sebagai pribadi yang ramah, pekerja keras, sekaligus sosok ayah yang begitu dicintai oleh istri dan anak semata wayangnya, Noah Sinclair.

Beberapa waktu lalu, Okezone berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan Ashraf Sinclair terkait sepak terjangnya di dunia hiburan. Sebelum membintangi sederet sinetron hingga film layar lebar, pria berusia 40 tahun ini ternyata sempat bekerja sebagai pelayan bar dan restoran di Kuala Lumpur, Malaysia.

Bahkan, tawaran untuk bermain film pertama kali datang secara tidak sengaja ketika Ashraf tengah melayani seorang produser di restoran tersebut. Memutar kembali kenangan 17 tahun silam, Ashraf memulai ceritanya.

Ashraf Sinclair

(Foto : Dok.Okezone)

Setelah lulus SMA, Ashraf mengaku sempat dihadapi oleh sebuah dilema. Di satu sisi ia ingin sekali melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah, namun di sisi lain dia ingin mencari pengalaman bekerja. Kesempatan yang ia tunggu-tunggu akhirnya datang juga.

“Ceritanya tahun 2003 itu bingung mau masuk langsung masuk kuliah atau kerja dulu. Terus pas lagi jalan-jalan ke mall, ada satu restoran yang mau buka dan mereka sedang mencari pelayan dan bartender. Di situ aku sempat mikir, kenapa enggak? Mungkin ilmunya nanti terpakai di masa mendatang,” ungkap Ashraf Sinclair.

Keputusannya untuk bekerja sebagai pelayan juga tidak terlepas dari sebuah fakta bahwa restoran tempat dia bekerja pada saat itu benar-benar baru dibuka di Malaysia. Dalam arti lain, akan ada banyak pelatihan dan ilmu yang diberikan pihak restoran kepada para pegawainya.

Benar saja, selama satu bulan pertama, Ashraf menjalani pelatihan intensif bersama rekan-rekan kerjanya. Pelatihan tersebut memang sengaja diberikan menjelang grand launching untuk membekali para pelayan agar maksimal dalam melayani para customer.

Kebetulan Ashraf juga terpilih menjadi salah satu bagian dari opening team TGI Fridays Malaysia yang pertama.

“Di sini saya belajar bagaimana berinteraksi dengan tamu, meningkatkan penjualan produk makanan dan minuman, dan masih banyak lagi. Sebenarnya aku cuma jadi pelayan selama kurang lebih 6 bulan. Tapi itu pengalaman yang sangat luar biasa, karena setiap hari restoran sangat sibuk sekali,” kenang Ashraf.

Ashraf Sinclair

(Foto : Dok.Okezone)

Saking sibuknya, Ashraf harus siap stand by selama kurang lebih 13 jam, mulai dari pukul 11.00 – 00.00 waktu setempat. Terkadang dia sampai tidak memiliki waktu istirahat, mengingat jumlah pegawai restorannya pada saat itu sangat terbatas.

Namun, nasib berkata lain. Di restoran inilah Ashraf menemukan titik balik dalam kehidupannya. Di restoran tersebut dia mendapat tawaran untuk bermain film dari salah seorang pelanggan setianya.

“Ada salah satu tamu, dia emang regular customer dan dia dia produser. Dia sempat nawarin aku untuk casting film. Kebetulan, sebelumnya aku memang pernah terjun di dunia entertainment tapi hanya jadi bintang iklan. Ya semacam freelance sambil kuliah. Akhirnya aku memutuskan untuk berhenti bekerja,” tandas Ashraf.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini