nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Muncul Penyakit Misterius di Nigeria, Tewaskan Korban dalam 48 Jam

Selasa 18 Februari 2020 21:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 18 481 2170552 muncul-penyakit-misterius-di-nigeria-tewaskan-korban-dalam-48-jam-VdBbqj1oWQ.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SETELAH penyakit baru virus Korona Wuhan yang kemudian disebut sebagai COVID-19, merebak di China dan menyebar ke seluruh dunia. Virus tersebut telah menewaskan ribuan orang dan puluhan ribu orang masih dirawat.

Tapi, belum kelar virus tersebut menyerang banyak negara di dunia, kini Virus misterius muncul di Negara Bagian Benue, Tenggara Abuja, Nigeria. Virus itu telah menewaskan 15 orang dan menginfeksi puluhan lain dalam waktu kurang dari sepekan.

Dilaporkan Mirror.co.uk, seperti dilansir dari Solopos, epidemi virus misterius itu telah mewabah di Benue. Pada 3 Februari 2020, jumlah orang yang terkena endemik aneh tersebut telah meningkat menjadi 104 orang, menurut surat kabar Daily Post.

diduga meninggal dalam waktu 48 jam setelah tertular penyakit tersebut.

Lebih mengerikan lagi, sejumlah korban diduga meninggal dalam waktu 48 jam setelah tertular penyakit tersebut.

Menteri Kesehatan Nigeria Osagie Ehanire mengatakan, penyakit itu tampaknya bukan demam Ebola atau Lassa. Seperti diketahui, dua virus itu telah berpotensi fatal dan menyebar di Afrika Barat.

Namun, Ehanhire menyatakan penyakit ini bukan virus Korona alias COVID-19 yang berasal dari Wuhan, China. Oleh karena itu, NCDC pun langsung melakukan operasi tanggap darurat di daerah yang terkena dampak.

Mengutip BBC, Pemerintah Nigeria mencurigai bahan kimia yang digunakan dalam penangkapan ikan mungkin bertanggung jawab atas penyakit itu.

Senator Nigeria Abba Moro dalam resolusi Senat mendesak Kementerian Kesehatan Nigeria untuk mengirim para ahli ke pusat wabah guna mengetahui lebih lanjut tentang penyakit aneh tersebut.

Moro juga menyerukan Pusat Pengendalian Penyakit Nigeria (NCDC) untuk menetapkan langkah-langkah pengawasan untuk menahan penyebarannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini