nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gaet Kembali Kepercayaan Wisman, Menparekraf Wishnutama Kerahkan Influencer dari Berbagai Negara

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 19 Februari 2020 08:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 19 406 2170651 gaet-kembali-kepercayaan-wisman-menparekraf-wishnutama-kerahkan-influencer-dari-berbagai-negara-rV01zltcE5.jpg Menparekraf Wishnutama (Foto : Kemenpar)

Belum genap empat bulan menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menparekraf Wishnutama telah dihadapkan oleh sejumlah permasalahan rumit, termasuk isu virus korona (CVOID-19) yang menimbulkan dampak nyata bagi sektor pariwisata nasional.

Hal ini memaksa Menparekraf Wishnutama untuk segera mengeluarkan strategi khusus, demi menyelamatkan pariwisata Indonesia dari hantaman isu kesehatan tersebut. Perlu diketahui bahwa sejak merebaknya virus korona pada akhir Desember lalu, penurunan junlah wisatawan mancanegara di Indonesia, mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) menyebutkan bahwa setidaknya terjadi penurunan jumlah kunjungan wisman kurang lebih 80%, termasuk pembatalan dan potensial lost ke depannya.

Menanggapi isu ini, Menparekraf Wishnutama telah menyiapkan sejumlah strategi demi mendongkrak kembali kunjungan wisman ke Tanah Air. Salah satunya dengan melakukan promosi digital.

"Kita akan promosi melalui digital, YouTuber dan Influencer. Strategi ini sebetulnya sudah saya lakukan sejak menjabat sebagai Menparekraf. Sekarang akan kita gunakan lagi influencer dari berbagai negara dan akan kita tingkatkan terus," ujarnya saat ditemui Okezone di Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf, Jakarta Pusat, Selasa 18 Februari 2020.

Kegiatan promosi ini, kata Tama, juga akan digencarkan pada target-target pasar baru yang memiliki potensi untuk mendatangkan wisman. Namun, hingga sekarang pihaknya masih merancang digital strategi yang komprehensif, mengingat dampak dari virus korona ini telah merambat luas ke sejumlah negara.

Menparekraf Wishnutama

"Harus dipahami negara lain juga ikut terdampak. Contohnya Singapura dan Hongkong, merek akan entry hub untuk ke Indonesia juga. Begitu pula dengan negara lain ada tren agak khawatir untuk travelling," ungkap Tama.

Kendati demikian, Tama tetap omptimis bahwa semua persoalan dapat segera teratasi. Justru dengan kondisi seperti inilah, Kemenparekraf memiliki banyak kesempatan untuk melihat beberapa hal yang sekiranya bisa ditingkatkan di masa akan datang.

"Oke masalah ini terjadi, tapi ke depan kita akan jauh lebih siap lagi dan berikutnya kita tidak bisa menyasar satu pasar saja. Bisa dialihkan ke pasar-pasar berpotensi lainnya seperti Eropa, Amerika, dan Australia," tutup Menparekraf Wishnutama.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini