nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gara-Gara Virus Korona, Menteri Wishnutama Revisi Target Wisman 2020

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 19 Februari 2020 12:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 19 406 2170752 gara-gara-virus-korona-menteri-wishnutama-revisi-target-wisman-2020-NB48QU6VZJ.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, akan merevisi target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) 2020. Hal ini menyusul isu virus korona (CVOID-19) yang membawa dampak tersendiri bagi sektor pariwisata nasional.

Sebelumnya, pemerintah memang telah menargetkan jumlah kunjungan wisman 2020 sebesar 17,2 juta orang. Namun, setelah merebaknya isu virus korona, Wishnutama mengatakan bahwa target tersebut akan segera direvisi.

"Tadinya target sekira 17 juta wisman. Tapi karena ada virus korona ya kita harus realistis. Semua negara juga melakukan revisi," ungkapnya saat ditemui Okezone di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat.

Wishnutama menambahkan, dalam kondisi seperti ini, dia tidak dapat memberikan angka pasti terkait target baru yang nantinya akan menjadi fokus utama Kemenparekraf. Ditambah lagi, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) yang turut terdampak isu tersebut.

wisatawan nusantara (wisnus) yang turut terdampak isu tersebut.

Oleh karena itu, dia menegaskan bahwa revisi target baru bisa disampaikan ketika isu virus korona berhasil diatasi secara keseluruhan.

"Gimana cara ngitung sesuatu yang belum selesai? Saya enggak mengerti caranya, enggak ada logikanya kalau ngitung sesuatu itu belum selesai, nanti akhirnya malah jadi tebakan. Maka dari itu mending kita tunggu sampai isu virus korona ini selesai," kata Wishnutama.

"Saya lebih baik sampaikan sesuatu yang lebih presisi, tapi memang kalau target sebelumnya itu 17,2 juta. Belum lagi menghitung wisnus yang lebih kompleks lagi," timpalnya.

Namun, ada satu hal yang dapat dipastikan oleh Tama mengenai keberlangsungan program besutan Kemenparekraf, seperti Calendar of Events (CoE) hingga proses pembangunan infrastruktur di 5 destinasi super prioritas.

Dia mengatakan, seluruh event dan proses pembangunan infrastruktur akan terus dilanjutkan, tidak ada penundaan maupun pembatalan.

"Kita tetap lanjut. Tidak ada yang mundur. Intinya kalau di dalam negeri mau infrastruktur dan event akan maju terus. Kita juga harus optimistis terhadap pencapaian-pencapaian itu meskipun ada isu virus korona. Saya tetap pasang target untuk tetap berhasil sesuai rencana," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini