Perempuan Obesitas Lebih Rentan Keguguran saat Hamil

Mas Haidar, Jurnalis · Rabu 19 Februari 2020 18:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 19 481 2171015 perempuan-obesitas-lebih-rentan-keguguran-saat-hamil-xfWO1sltgP.jpg Ilustrasi. (Shutterstock)

SETIAP pasangan suami istri pasti menginginkan kehadiran anak dalam keluarga kecilnya. Namun ada beberapa faktor yang bikin perempuan sulit hamil.

Ada beberapa pasangan yang sulit mendapatkan keturunan, karena mengalami banyak hal. Misalnya saja pada perempuan obesitas yang selalu dikatakan sulit hamil. Benarkah demikian?

Spesialis Kandungan dari RSPI Puri Indah & RSIA Grand Family PIK Jakarta, dr Thomas Chayadi, SpOG, mengatakan, perempuan dengan berat badan berlebih atau obesitas, tetap bisa hamil. Tapi harus berusaha lebih ekstra, karena memiliki masalah dalam kesuburannya.

obesitas hamil

"Perempuan dengan IMT (indeks masa tubuh) yang tinggi (obesitas) berisiko 3 kali lebih tinggi untuk mengalami gangguan kesuburan," ujarnya, lewat keterangan tertulis yang diterima Okezone.

Selain itu, sambungnya, mereka juga akan mengalami ovulasi yang lebih rendah (menurunkan kualitas sel telur), angka kehamilan spontan yang lebih rendah (menurunkan kualitas embrio) dan lebih rentan mengalami risiko keguguran.

Di sisi lain, perempuan obesitas juga lebih berisiko mengalami masalah kehamilan, dibanding perempuan dengan berat badan ideal. Seperti janin bermasalah hingga keguguran.

Untuk mengatasi itu semua, ia menyarankan perempuan obesitas, harus mengatur pola makan yang seimbang. Jalani pula gaya hidup yang sehat, agar berat tubuhnya menjadi ideal.

"Bila berat badan sudah ideal tapi tak kunjung mendapat buah hati, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter," simpulnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini