80 Persen Pasien COVID-19 Hanya Sakit Ringan dan Sembuh

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 19 Februari 2020 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 19 481 2171075 80-persen-pasien-covid-19-hanya-sakit-ringan-dan-sembuh-uO3nd8dZp3.jpg Virus korona (Foto: ABC)

Dunia saat ini tengah menghadapi munculnya COVID-19 yang disebabkan oleh virus korona Wuhan. Virus ini merebak cepat di China dan menyebabkan banyak orang meninggal.

COVID-19 menginfeksi lebih dari 70.500 orang. Di tengah situasi ini, Ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, virus korona jenis baru ini hanya mengakibatkan penyakit ringan pada 80 persen pasien terinfeksi.

 virus korona Wuhan

Seperti dikutip Channel News Asia, Rabu (19/2/2020), Tedros menjelaskan, 14 persen pasien COVID-19 memiliki penyakit parah seperti pneumonia. "Sekitar lima persen dari kasus dianggap kritis dengan kemungkinan kegagalan multi-organ, syok septik dan gagal pernapasan dan di dalam beberapa kasus, kematian,” ungkap Tedros.

Sedangkan pada anak-anak, Tedros menambahkan sejauh ini kasusnya masih relatif sedikit dan penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk mendapatkan jawaban atas kondisi ini.

Sejatinya virus COVID-19 ini tidaklah semematikan virus korona lainnya, yakni SARS dan MERS.

Dalam kesempatan yang sama, Tedros juga memberikan peringatan terhadap langkah-langkah menyeluruh yang berlebihan atas wabah virus COVID-19 ini. Sebab situasi epidemi COVID-19 di luar China, menurutnya hanya mempengaruhi sebagian kecil populasi.

“Langkah-langkah harus diambil sebanding dengan situasi, langkah yang berlebihan mungkin malah tidak akan membantu,” tambah Tedros.

Selain itu, para pejabat berwenang di WHO juga diketahui menolak saran bahwa semua kapal pesiar harus dihentikan untuk menghindari risiko kejadian yang dialami oleh kapal Princess Diamond di Jepang.

“Jika kita akan mengacaukan setiap kapal pesiar di dunia kalau-kalau ada kemungkinan kontak dengan beberapa patogen potensial maka di mana kita berhenti?" kata Michael Ryan, Kepala Program Kedaruratan Kesehatan WHO.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini