nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sama-Sama Bikin Nyeri Dada, Ini Beda GERD dan Serangan Jantung

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 19 Februari 2020 20:47 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 19 481 2171116 sama-sama-bikin-nyeri-dada-ini-beda-gerd-dan-serangan-jantung-PhxMh1gVmz.jpg Ilustrasi. (Shutterstock)

KABAR meninggalnya Ashraf Sinclair akibat serangan jantung menimbulkan duka bagi keluarga. Sepanjang hidupnya, suami Bunga Citra Lestari (BCL) itu dikenal sebagai pribadi yang gemar berolahraga dan tidak memiliki riwayat penyakit jantung.

Penyakit jantung sendiri memang diketahui masih menjadi ancaman dunia dan merupakan penyakit yang menyebabkan kematian nomor satu di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, lebih dari 17 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit jantung dan pembuluh darah.

gerd

Sementara itu, gejala serangan jantung dinilai hampir sama dengan penyakit penyakit gaestrosophageal reflux (GERD). Nah, untuk membedakan nyeri dada pada penyakit jantung dan GERD, berikut Okezone rangkumkan ulasan selengkapnya, ditulis Rabu (19/2/2020).

Menurut laporan Medicalnewstoday, nyeri dada bisa menjadi tanda bahwa seseorang memilik risiko mengalami serangan jantung. Namun hal ini juga bisa dikaitkan dengan gejala umum dari penyakit lain, yang diklaim tidak terlalu serius dibandingkan penyakit jantung. Salah satunya adalah GERD.

Sejumlah ahli mengatakan, serangan jantung terjadi ketika suplai darah ke otot-otot jantung benar-benar tersumbang. Alhasil, bila seseorang tidak segera mendapatkan pertolongan, maka bagian dari otot jantung itu bisa mati.

Gejala umum serangan jantung sendiri ditandai rasa sakit atau ketidaknyamanan di bagian tengah atau kiri dada. Nyeri ini bisa datang dan pergi dengan tingkat keparahan yang cenderung ringan hingga berat. Terkadang juga disertai rasa mulas atau gangguan pencernaan.

Namun perlu digarisbawahi, tidak semua orang yang mengalami serangan jantung merasakan nyeri pada dadanya. Karenanya, gejala-gejala serangan jantung memang terbilang bervariasi dan berbeda-beda, tergantung dari kondisi kesehatan setiap orang. Gejala ini mungkin datang secara perlahan atau mendadak.

Sama seperti serangan jantung, salah satu gejala GERD yang paling umum adalah rasa mula disertai sensasi terbakar yang menyerang bagian tengah dada atau tepat di belakang tulang dada (sternum).

Seseorang yang mengalami reflux asam lebih dari dua kali seminggu, memiliki kemungkinan lebih besar menderita GERD. Data menyebutkan, hampir 20 % orang di Amerika Serikat menderita penyakit ini.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini