nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masak Daging Sapi Cuma dengan Garam tapi Enak? Ini Rahasianya!

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 14:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 20 298 2171460 masak-daging-sapi-cuma-dengan-garam-tapi-enak-ini-rahasianya-gzPHfuxsKG.jpg Event cooking demo Memasak Praktis di kawasan Jakarta Selatan (18/2/2020) (Foto: Wilda Fajriah)

MENGOLAH daging sapi merupakan pekerjaan yang sangat sulit. Itulah yang terbesit di benak sebagian masyarakat. Karena, olahan daging sapi di Indonesia biasanya seperti rendang, semur, dendeng, dan sebagainya.

Hal ini tentu membuat sebagian orang enggan untuk memasak daging karena terkenal dengan prosesnya yang ribet serta membutuhkan campuran bumbu yang beragam. Terlebih jika orang tersebut memang tidak pandai memasak.

Lalu bisakah kita mengolah daging dengan bumbu yang paling sederhana seperti garam dan lada? Daging sapi Australia menjadi jawabannya.

“Australia merupakan satu-satunya negara yang sapinya terbebas dari penyakit kuku dan mulut (FMD),” ucap Brand Ambassador Australian Beef Isye Iriani, di acara Demo Cooking Memasak praktis di kawasan Jakarta Selatan pada Selasa 18 Februari 2020.

Lebih lanjut, Isye mengatakan, Australia memiliki padang rumput yang luas dan bersih. Selain itu, sapi di Australia juga memiliki traceability system yang dipasangkan di telinga sapi guna melacak sapi tersebut secara akurat.

“Sapi di Australia diberi pakan rumput ataupun biji-bijian yang terjaga kualitasnya, hal ini menjadikan daging sapi Australia memiliki kualitas tinggi dan menghasilkan rasa yang gurih,” lanjut Isye.

Pada kesempatan demo cooking kali ini, Isye memasak daging sapi Australia yang dibumbui garam, lada, dan juga kecap. Acara yang dihadiri oleh komunitas Lions Club Jakarta ini berlangsung meriah. Para ibu-ibu komunitas pun terlihat antusias dan memperhatikan secara seksama.

Isye Iriani menerangkan tips memasak daging sapi hanya dengan menggunakan garam dan lada

Isye mengolah daging steak, sirloin shabu-shabu, dan short plate ini tak lebih dari 10 menit. Bumbu yang digunakan pun juga sangat sederhana. Selesai memasak, para anggota komunitas pun mencicipi hasil masakan yang disajikan oleh Isye. Tuaian komentar pun bermunculan.

“Dagingnya enak banget. Ternyata daging sapi Australia bisa diolah oleh orang yang ga bisa masak sekalipun,” ujar Dewi, salah satu anggota komunitas Lions Club Jakarta.

Dewi melanjutkan, daging sapi Australia memiliki tekstur yang empuk yang cocok dikonsumsi oleh anak-anak dan orang tua.

“Sekarang saya nggak perlu bingung lagi buat ngerayu si cucu supaya mau makan daging. Daging sapi Australia ini empuk banget cocok untuk cucu saya,” pungkas Dewi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini