nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kebanyakan Makan Daging Memicu GERD, Benarkah?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 08:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 20 481 2171242 kebanyakan-makan-daging-memicu-gerd-benarkah-AJXzXxKZe1.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

Penderita GERD tidak boleh asal mengonsumsi makanan. Sebab, ketika 'salah makan' itu terjadi, maka asam lambung akan dengan cepat naik dan muncul gejala GERD yang sangat tidak nyaman.

GERD atau gastroesophageal reflux disease sendiri disebabkan oleh asupan makanan tidak terkontrol, rajin mengonsumsi kopi dan makanan pedas, serta sering telat makan. Ketika GERD muncul, asam lambung akan naik ke ulu hati dan akhirnya timbul rasa panas di dada.

Penderita GERD sudah harus membatasi asupan makanan yang berlebihan. Tidak hanya itu, mereka pun diharapkan untuk tidak 'salah makan' karena kebiasaan ini menjadi salah satu faktor risiko paling mudah mencetuskan GERD.

daging

So, makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi penderita GERD?

Diterangkan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Ari Fahrial Syam, SpPD, penderita GERD diharapkan untuk tidak mengonsumsi daging secara berlebihan dalam waktu singkat.

"Berdasarkan data penelitian, pasien GERD yang mengonsumsi daging berlebihan dan langsung tidur, akan menyebabkan timbulnya rasa panas di dada. Angka penelitiannya 4 dari 5 kasus GERD mengalami ini," ungkapnya pada Okezone melalui pesan singkat, Kamis (20/2/2020).

Selain tidak boleh mengonsumsi daging berlebihan, penderita GERD juga harus menghindari makanan yang terlalu asam dan pedas, menghindari makanan yang mengandung cokelat dan keju, dan hindari mengonsumsi alkohol, kopi, atau minuman bersoda.

Dokter Ari pun menegaskan, benar bahwa ketika penderita GERD sehabis makan langsung tidur bakal mengalami masalah GERD. "Langsung tidur setelah makan akan memudahkan isi lambung termasuk asam lambung berbalik arah ke kerongkongan dan ini yang membuat nyeri di dada dan munculnya rasa panas," terangnya.

Daging

Ia menyarankan, jika memang ingin istirahat setelah makan, usahakan lebih dari dua jam setelah makan. Hal ini dilakukan agar isi lambung tidak balik arah dan meminimalisir gejala GERD yang sangat tidak nyaman.

"Nah, kalau makanan yang harus dikonsumsi, perbanyaklah asupan sayur dan buah karena makanan ini yang sangat rendah risiko GERD," tambah dr Ari.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini