Kenapa GERD Makin Parah Ketika Stres? Ini Teori Dokter

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 13:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 20 481 2171420 kenapa-gerd-makin-parah-ketika-stres-ini-teori-dokter-tz5tTGcyiw.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PKIRAN seseorang memang bisa menimbulkan banyak penyakit. Salah satu yang memicu banyak penyakit adalah stres. Ya, stres bukan hanya mempengaruhi psikis, tetapi juga mengarah pada fisik.

Mereka yang memiliki masalah asam lambung atau GERD, akan semakin parah kondisinya ketika stres muncul. Hal ini dibenarkan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Ari Fahrial Syam, SpPD.

"Ada hubungannya antara otak dengan sistem pencernaan tubuh, dalam hal ini pada kondisi GERD. Kita biasa sebut dengan istilah 'Gut-Brain Axis (GBA)," terangnya pada Okezone melalui pesan singkat, Kamis (20/2/2020).

yang menghubungkan pusat emosi dan kognitif otak, dengan fungsi usus perifer.

Menurut laporan US National Library of Medicine National Institutes of Health dalam judul 'The gut-brain axis: interactions between enteric microbiota, central, and enteric nervous systems', GBA adalah momen terjadinya komunikasi dua arah antara sistem saraf pusat dan enterik, yang menghubungkan pusat emosi dan kognitif otak, dengan fungsi usus perifer.

Dokter Ari melanjutkan, seseorang yang memiliki GERD, mereka akan sangat rentan mengalami gejala yang tidak nyaman karena penyakitnya akibat stres yang dihadapi.

"Ketika stres, situasi itu menyebabkan produksi asam lambung menjadi berlebih. Kalau sudah begini, gejala seperti rasa terbakar dan nyeri di dada bakal muncul, secara sederhana orang tersebut akan merasa tidak nyaman," terang dr Ari.

Di sisi lain, fakta ini juga dibenarkan dalam laman Healthline. Peneliti menemukan fakta bahwa stres berpengaruh pada perubahan di otak yang meningkatkan reseptor rasa sakit. Dengan kondisi seperti itu, kamu akan merasa lebih sensitif terhadap peningkatan kadar asam di tubuh, sekali pun kadarnya sedikit.

Stres juga ddapat menguras produksi zat yang disebut prostaglandin. Zat ini berfungsi untuk melindungi perut dari efek asam berlebih. Ketika kondisi ini muncul, tubuh kamu menjadi tidak nyaman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini