nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ramai COVID-19, Bupati Samosir Rapidin Simbolon Optimis Target Wisman Terpenuhi

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 21 Februari 2020 21:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 21 406 2172351 ramai-covid-19-bupati-samosir-rapidin-simbolon-optimis-target-wisman-terpenuhi-azGo01IgSr.jpg Ilustrasi. (Wayhudi/Okezone)

ADANYA wabah Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) membuat target kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia menurun. Bupati Samosir Rapidin Simbolon punya cara lain untuk menarik wisman ke Indonesia.

Bupati Rapidin yakin bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya terbaik, guna mencegah penyebaran COVID-19 yang mewabah di Kota Wuhan, China, di Tanah Air. Terutama meningkatkan kewaspadaan di pintu masuk negara seperti bandara dan pelabuhan.

samosir

"Pertama, kita tahu bahwa virus itu dari China, tentu yang dijaga yang pertama pintu masuk (bandara) dan itu sudah dilakukan dengan baik oleh pemerintah kita. Saya rasa setiap wisatawan yang masuk ke negeri ini sudah bersih dari virus korona," ujarnya dalam Grand Launching Horas Samosir Fiesta (HSF) 2020, di Gedung Sapta Pesona, Kemanparekraf, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2020).

Oleh karena itu, pemerintah daerah tidak masalah jika kedatangan wisman. Sebab setiap wisman yang masuk ke Indonesia, sudah terseleksi dan terdeteksi aman.

"Jadi kita tidak ada alasan lagi untuk curiga lagi," terangnya.

Meski begitu, Bupati Rapidin tidak memungkiri bahwa dengan adanya isu COVID-19 ini, akan memengaruhi target kunjungan wisatawan mancenagara ke Danau Toba. Karenanya, dalam lima tahun terakhir wisatawan asal China lah yang diketahui paling banyak berwisara ke daerah tersebut.

Namun lewat rangkaian event wisata yang dihelat di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, wiman bakal tertarik datang, meski heboh COVID-19. Seperti HSF 2020 yang bakal dihelat dalam waktu dekat.

wisman

Bupati Rapidin optimis target 500 ribu wisman sepanjang acara HSF 2020 ini dapat terpenuhi. Hal ini tidak terlepas dari tren positif yang ditunjukkan oleh wisatawan asal Singapura dan Malaysia.

"Dari segi angka, jumlah wisman tahun lalu itu berkisar 45 % dari total 420 ribu. Kebanyakan memang dari Australia, Eropa, China, Malaysia, Singapura, ada juga dari Jepang. Tapi belakangan kunjungan wisman dari Malaysia dan Singapura ini terus meningkat, jadi kami tetap optimis target akan terpenuhi," ungkapnya.

Selain meningkatkan keamanan di pintu-pintu masuk negara, Bupati Rapidin juga mengimbau Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum di Samosir, untuk turut serta meningkatkan kewaspadaan.

"Kita di daerah juga harus waspada, tentu baik dinas kesehatan dan rumah sakit umum daerah juga digerakkan untuk mendeteksi kalau ada hal-hal yang bisa menimbulkan suatu masalah. InsyaAllah wabah virus ini cepat selesai, dan situasi kembali normal," tandasnya.

Sementara itu, HSF 2020 sendiri terdiri 11 event yang masuk dalam Calendar of Event (CoE) unggulan Kabupaten Samosir. Tercatat 11 event yang dimaksud yakni Festival Gondang Naposo, Samosir Band Festival, Sigale-Gale Carnival, Samosir Harvest Festival, Horja Bius, Festival Ulos, Festival Solu Bulon, Chrismast Season, dan Festival Sipinggan.

Rangkaian acara ini akan diawali dengan penyelenggaraan event Gondang Naposo yang akan berlangsung di Pasir Putih Tandarabun, Desa Roha, Kecamatan Simanindo, pada 17-18 April 2020. Sebagai penutup akan digelar Festival Sipinggan yang berlangsung di Pantai Sipinggan pada 27 Desember 2020.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini