nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jumlah Pengidap Terus Meningkat, Diabetes Kini Bagai 'Bom Waktu'

Jum'at 21 Februari 2020 17:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 21 481 2172169 jumlah-pengidap-terus-meningkat-diabetes-kini-bagai-bom-waktu-mKpDeOBwYq.jpeg Ilustrasi (Foto : Lifeseason)

Kementerian Keuangan mengusulkan pengenaan cukai untuk minuman berpemanis. Hal ini sebagai upaya pengendalian penyakit diabetes dan menambah pemasukan negara

Namun, seperti apa sebenarnya kontribusi minuman berpemanis terhadap penyakit diabetes? Dilansir dari BBC Indonesia, Dokter Endokrinologi dan Penyakit Dalam di Rumah Sakit Cipto Mangungkusumo (RSCM), Em Yunir, mengatakan penyakit diabetes seperti 'bom waktu' karena jumlahnya terus meningkat dan pengidapnya kebanyakan berusia muda.

Data di Kementerian Kesehatan menyebut jumlah penderita diabetes saat ini mencapai 10,9 juta orang. "Penyakit diabetes sudah sangat berbahaya, sudah jadi bom atom karena populasinya sudah sampai 11 persen atau 10,9 juta," ujar Em Yunir.

Minuman Manis

Penyakit diabetes, kata dia, disebabkan oleh banyak faktor dan salah satunya disumbang oleh minuman berpemanis yang mengandung banyak kalori.

"Kalau orang yang sudah diabetes maksimal 10 persen dari total kalori sehari. Kalau yang normal, selama metabolisme baik, olahraga, satu botol minuman soft drink sehari tidak apa-apa."

"Misalkan soft drink ukuran medium atau large itu kan kalorinya 300-400. Jadi harus dihitung betul kalorinya, kalau tinggi ya dihindari."

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini