nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebelum Pulang, WNI Terdampak COVID-19 di Kapal Diamond Princess Jalani Tes Kesehatan Ketat

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 21 Februari 2020 18:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 21 481 2172228 sebelum-pulang-wni-terdampak-covid-19-di-kapal-diamond-princess-jalani-tes-kesehatan-ketat-DYFHyyzLFM.jpg Kapal Pesiar Diamond Princess. (Foto: Insider)

SEBANYAK 74 Warga Negara Indonesia (WNI) terdampak Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di kapal pesiar Diamond Princess. Mereka bakal segera dipulangkan ke Indonesia.

Skema pemulangan mereka dibuat berbeda dengan WNI dari Wuhan, China. Ada beberapa faktor yang membuat WNI di kapal pesiar Diamond Princess yang terdampak COVID-19, dipulangkan dengan cara berbeda.

Pertama adalah kapal yang ditempati mereka dinyatakan sebagai pusat penyebaran baru COVID-19. Sehingga masa inkubasi virus selama 28 hari, bukan 14 hari.

Kemudian, proses pemulangannya WNI dari kapal pesiar Diamond Princess pun rencananya akan dilakukan melalui jalur laut. Beberapa masalah teknis pun sudah disiapkan.

diamond princess

Diterangkan Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI Achmad Yurianto, sebanyak 74 WNI yang rencananya akan dipulangkan tentu akan dicek terlebih dulu kesehatannya sebelum mereka masuk ke kapal rumah sakit KRI dr Soeharso.

"Sebelum mereka nanti masuk ke kapal rumah sakit, mereka bakal menjalani pemeriksaan virus, bukan sekadar pengecekan suhu tubuh," ungkap Yuri pada awak media di Kantor Kemenkes, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Pengecekan virus ini meliputi pengambilan spesimen, foto rontgen paru, baru kemudian WNI akan dilakukan clustering, sesuai dengan riwayatnya di dalam kapal tersebut.

Maksudnya, tim medis akan menanyakan beberapa pertanyaan pada WNI sebelum masuk ke dalam kapal rumah sakit, terkait dengan riwayat aktivitasnya selama di kapal. Misalnya, apakah Anda melakukan kontak langsung dengan teman yang positif? Apakah Anda satu kamar dengan teman yang positif? Apakah teman sekamarnya negatif?

"Tujuannya agar membedakan WNI yang punya riwayat kontak langsung dengan pasien positif COVID-19 dan yang tidak, agar meminimalisir penyebaran dan penegakan tata laksana juga," kata Yuri.

Yuri menegaskan, sekalipun 74 WNI nantinya dari hasil pemeriksaan otoriter Jepang negatif COVID-19, mereka tetap dikategorikan dalam kelompok PDP atau penderita dengan pengawasan. Hal ini karena mereka berada di dalam area pusat penyebaran COVID-19.

Untuk ketetapan hasil pemeriksaan klinis dari otoriter Jepang, Yuri menjelaskan, masih menunggunya sampai sekarang. Paling tidak hasil pemeriksaan klinis WNI di kapal pesiar Diamond Princess itu keluar Sabtu, 22 Februari 2020.

"Sehingga kami tahu bagaimana nasib 74 WNI lainnya yang belum memiliki status kesehatan," pungkas Yuri.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini