nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pentingnya Napas Buatan untuk Korban Serangan Jantung

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 21 Februari 2020 18:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 21 481 2172266 pentingnya-napas-buatan-untuk-korban-serangan-jantung-8jOepngQiV.jpg Ilustrasi. (Shutterstock)

SERANGAN jantung dapat dialami seseorang, tak terkecuali di lingkungan kantor. Anda pun harus memberikan pertolongan pertama, salah satunya memberikan napas buatan.

Serangan jantung memang menjadi salah satu silent killer yang harus diwaspadai. Jangan sampai terlambat memberikan pertolongan, lalu akhirnya mengancam nyawa.

Melanjutkan artikel sebelumnya, terkait lima cara pertolongan yang harus dilakukan ketika seseorang alami serangan jantung di kantor, ini dia lima cara lainnya yang dapat Anda lakukan, dilansir Okezone dari laman Instagram @kemnaker.

serangan jantung

1. Anda dapat memberikan napas buatan. Buka mulut korban dan cek apakah di dalamnya ada benda asing yang mengganggu. Jika ada maka bisa dibersihkan.

Setelah bersih, baru pemberian napas buatan bisa dilakukan. Caranya tutup hidung dan lakukan pembebasan jalan napas, dengan cara menekan dahi dan diangkat dagunya. Cara ini akan membuat jalan nafas menjadi lurus masuk ke paru-paru.

2. Untuk memastikan napasnya sampai ke dalam paru-paru, jika kita memberikan napas, maka nanti dada korban akan terangkat seperti orang bernapas normal. Kalau dadanya tidak terangkat, maka napasnya tidak masuk ke paru-paru.

3. Setelah melewati lima kali siklus penekanan dan pemberian napas buatan maka Anda perlu mengecek kembali nadi dan nafasnya. Kalau masih belum ada perubahan, maka lakukan cara yang sama.

4. Jika korban sudah bisa bernapas, maka angkat tangan kanan ke atas dan tangan kiri arahkan untuk menumpu pipi korban. Pastikan yang menjadi tumpuan adalah punggung tangan korban.

Setelah itu angkat kaki kiri korban dan miringkan ke arah kanan. Posisi ini adalah posisi recovery bagi korban serangan jantung.

5. Jika korban tiba-tiba muntah, upayakan muntahannya tidak kembali tertelan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini