Selain Patah Hati, Ini Alasan Orang Takut Menikah

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 23 Februari 2020 21:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 23 196 2172817 selain-patah-hati-ini-alasan-orang-takut-menikah-G6iRp2l8w7.jpg Ilustrasi (Foto : Mostinside)

Selain patah hati atau trauma akan kehidupan cinta, ada beberapa hal lain yang membuat seseorang takuk menikah. Mungkin alasan yang paling sering didengar adalah belum siap.

Namun, kata-kata belum siap mungkin bisa mengandung banyak hal. Psikolog Meity Arianty menjelaskan kepada Okezone melalui pesan singkat baru-baru ini alasan seseorang takut menikah, seperti berikut :

Belum mapan dari segi finansial

Situasi ini menjadi ketakutan banyak pria sekarang ini. Ya, semua serba malah dan rasa bertangung jawab yang tinggi membuat beberapa pria sekarang ini malah ketakutan untuk menikah.

Stres

Masalah seks

Kasus ini misalnya seseorang mengalami impotensi atau gangguan seks lainnya, sehingga dia tidak percaya diri. Kasus ini kerap ditemui pada klien pria.

Sulit menemukan pasangan yang pas

Sekali pun sudah menurunkan standar, tetap saja ada orang yang sulit menemukan seseorang yang pas. Ini bisa terjadi karena Anda memang sulit untuk menerima seseorang atau memang merasa kurang terus ketika mencoba menjalin hubungan dengan seseorang. Masalah ini tidak akan selesai jika tidak menurunkan ego.

Merasa cemas, takut atau tertekan dengan bayangan akan pernikahan yang mengekang

Cemas

Kasus ini banyak dialami perempuan. Kehidupan rumah tangga jauh berbeda dengan kehidupan sendiri pun saat pacaran. Saat seseorang sudah menjadi suami atau istri, mereka akan dihadapkan pada peraturan sosial yang berbeda dan ini yang membuat seseorang merasa belum siap menerima itu semua.

Kondisi kelainan psikologis

Pada beberapa orang, mereka mengalami yang namanya Gamophobia atau sindrom takut menjalin hubungan pernikahan. Jadi, orang dengan sindrom ini akan sangat tidak tenang ketika pembahasan mengenai pernikahan menghampiri dia. Kalau ini sudah terjadi, orang tersebut dikatakn mengalami kondisi parah dalam dunia psikologi, sehingga perlu ada penanganan jika kondisinya semakin parah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini