Waspada 3 Penyakit Kulit Akibat Banjir

Dewi Kania, Jurnalis · Minggu 23 Februari 2020 09:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 23 481 2172762 waspada-3-penyakit-kulit-akibat-banjir-JUgUXPXj5I.jpg Banjir di Kemang Utara 9 (Foto : @TMCPoldaMetro)

Jakarta diguyur hujan deras dari semalam mengakibatkan sejumlah wilayah banjir. Selain ruas jalan yang tak bisa dilalui kendaraan, ada hal lain yang patut diwaspadai.

Biasanya orang tidak menyadari ada sejumlah penyakit kulit yang bisa dialami akibat genangan air banjir yang kotor. Penyakit kulit tersebut mulai dari gatal-gatal, infeksi jamur, hingga kulit terasa terbakar.

Infeksi kulit dipengaruhi oleh mikroorganisme yang ada di dalam genangan banjir. Saat terkena ke kulit, rasanya pertama kali pasti gatal.

Karena terlalu sering digaruk, bisa-bisa luka memerah. Jadilah infeksi yang semakin mengganggu kesehatan kulit Anda.

Lebih lanjut, ada tiga penyakit kulit yang kerap terjadi di musim banjir. Simak penjelasannya, dilansir NCBI :

Iritasi

Sekira 96 persen korban banjir juga mengalami iritasi kulit. Iritasi terjadi akibat kotoran air bajir yang menempel di kulit tanpa dibersihkan dengan sabun. Jika lama-lama dibiarkan akan gatal dan Anda terus menggaruknya.

Banjir Jakarta

Banjir di Kemang Utara 9 (Foto: @TMCPoldaMetro)

Infeksi jamur

Air banjir sangat kotor dan mengandung beberapa bakteri. Jika infeksi jamur terjadi itu karena pengaruh kebersihan kulit Anda. Biasanya hal ini disebabkan oleh organisme yang menyebabkan maserasi kulit di sela-sela jari kaki.

Eksim

Eksim juga kerap terjadi di musim hujan. Ini adalah dermatitis yang paling umum yang juga menyebabkan maserasi kulit di sela-sela jari kaki. Tapi eksim terjadi akibat kolonisasi bakteri sekunder, yang merupakan turunan dari infeksi jamur.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini