nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jenis Sperma Tertentu Bisa Bikin Hamil saat di Kolam Renang, Hoax atau Fakta?

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 23 Februari 2020 16:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 23 481 2172891 jenis-sperma-tertentu-bisa-bikin-hamil-saat-di-kolam-renang-hoax-atau-fakta-SUrwC89iZT.jpg Ilustrasi (Foto : Archiexpo)

Linimasa media sosial, khususnya Twitter pada Sabtu 22 Februari 2020 malam, dikejutkan dengan sebuah info bahwa berenang berisiko bagi kaum perempuan. Berisiko apabila dilakukan di kolam renang umum, yang bercampur antara wanita dan pria. Sebab, sang pemberi keterangan menyebutkan ada jenis sperma tertentu yang berkeliaran bebas di kolam renang tersebut dan dapat membuahi sel telur, atau dengan kata lain membuat perempuan hamil.

Lalu apakah rumor yang disebutkan di atas betul? Benarkah cairan sperma terdiri dari beberapa tipe atau jenis? Sperma jenis apa yang dapat membuat hamil wanita yang berada di kolam renang umum?

Kolam Renang

Maka Okezone pun bertanya kepada ahlinya langsung, dr. Dinda Derdameisya, Sp.OG, agar informasi tersebut bisa dicek kebenarannya.

dr. Dinda dengan lugas menjawab bahwa sperma tidak terklasifikasi ke dalam beberapa jenis. Dengan kata lain, hanya ada satu jenis sperma.

“Sperma ada berapa macam? Sperma cuma ada satu macam ya,” jawab dr. Dinda saat dihubungi Okezone, Minggu (23/2/2020) melalui sambungan pesan.

Perihal anggapan bahwa sel telur perempuan bisa dibuahi sperma, saat berada di kolam renang, dr. Dinda memaparkan, masyarakat harus tahu tentang masa hidup atau usia sperma itu sendiri jika berada di luar tubuh manusia.

Dijelaskan, pada dasarnya sebagus apapun kualitas sperma tersebut maka usia paling lama hanya mencapai hitungan hari saja. Sementara kalau di luar alat reproduksi perempuan, sperma yang keluar bersama air mani, tidak berapa lama biasanya nggak sampai 30 menit akan mati,” tambah dr. Dinda.

Sperma

Sehingga ketika berada di kolam renang, yang airnya sudah dicampur dengan zat kaporit, maka usia sperma semakin tidak akan lama bertahan hidup. Ini berarti, cairan sperma di kolam renang tidak bisa berproses untuk membuat perempuan menjadi hamil.

“Apalagi di dalam air kolam yang berkaporit. Sehingga, kuman-kuman di air didegradasikan supaya tidak menyebarkan bakteri,” pungkas dr. Dinda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini