nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

COVID-19 Bisa Menular dari Orang Tanpa Gejala Terinfeksi, Semakin Sulit Dihentikan?

Nada Husna, Jurnalis · Minggu 23 Februari 2020 17:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 23 481 2172911 covid-19-bisa-menular-dari-orang-tanpa-gejala-terinfeksi-semakin-sulit-dihentikan-HLXHbURL71.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

Seorang perempuan berusia 20 tahun dari Wuhan, China menularkan virus corona atau COVID-19 ke lima kerabatnya. Padahal, dia tidak pernah menunjukkan tanda-tanda infeksi. Karena hal tersebut ilmuwan China pun melaporkan pada hari jumat, menyebutkan bukti baru bahwa virus corona dapat menular dari seseorang tanpa gejala.

Melansir Reuters, Minggu (23/02/2020), Studi kasus yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association memberikan petunjuk tentang bagaimana COVID-19 tersebut menyebar dan mengapa sulit untuk dihentikan.

“Para ilmuwan telah bertanya apakah Anda bisa mengalami infeksi ini dan tidak sakit? Jawabannya jelas, ya, ” kata Dr. William Schaffner, seorang ahli penyakit menular di Vanderbilt, University Medical Center.

Schaffner mengatakan, para peneliti telah melaporkan individu tanpa gejala yang bisa menyebarkan virus. Hal berbeda dalam penelitian ini adalah menawarkan semacam percobaan laboratorium alami.

Virus Corona

“Anda punya pasien dari Wuhan tempat asal virus ini berada, bepergian ke tempat yang tidak ada virus. Dia tetap tanpa gejala dan menginfeksi sekelompok anggota keluarga dan Anda memiliki sekelompok dokter yang segera memanfaatkan saat ini dan menguji semua orang," ungkapnya.

Menurut laporan Dr. Meiyun Wang dari Rumah Sakit Masyarakat Universitas Zhengzhou dan rekannya, wanita itu melakukan perjalanan dari Wuhan ke Anyang pada 10 Januari dan mengunjungi beberapa kerabat. Ketika mereka mulai sakit, dokter mengisolasi wanita itu dan mengujinya untuk virus corona. Awalnya, wanita muda itu negatif terkena virus, tetapi tes lanjutan menunjukkan hasil positif.

Kelima kerabatnya menderita pneumonia COVID-19, tetapi pada 11 Februari, wanita muda itu masih belum mengalami gejala apa pun, hasil CT scan dadanya tetap normal. Selain itu, dia juga tidak mengalami demam, perut atau gejala pernapasan, seperti batuk atau sakit tenggorokan.

Para ilmuwan dalam penelitian ini mengatakan, dengan ini pencegahan infeksi COVID-19 terbukti sangat menantang. Pertanyaan penting saat ini menurut Schaffner, seberapa sering proses penularan semacam itu terjadi.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini