nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Curhat Pria Bergaji UMR Takut Menikah: Aku Nggak Mau Anak Hidup Susah

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 23 Februari 2020 20:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 23 612 2172947 curhat-pria-bergaji-umr-takut-menikah-aku-nggak-mau-anak-hidup-susah-cEiTiPLDnA.jpg Ilustrasi (Foto : Askmen)

Takut menikah tidak hanya dialami perempuan. Ya, beberapa pria juga mengaku takut menikah, salah satu alasannya masalah finansial. Seperti yang dialami Bimbim (nama samaran), ia merupakan pekerja di perusahaan swasta dengan gaji UMR.

Dengan gaji UMR yang ia dapat setiap bulannya, ia merasa sangat takut untuk menikahi perempuan. Sebab, dirinya memiliki ketakutan, kelak jika punya anak, ia tidak bisa memberikan hidup yang layak untuk keluarganya.

"Masalah finansial ini jadi kecemasan yang besar buatku. Aku kepikiran, apakah aku sudah punya cukup uang kalau nanti punya anak dan memberikan yang terbaik untuk dia. Aku cuma ngga ingin anakkku hidup susah," katanya pada Okezone, Sabtu (22/2/2020).

Bimbim sadar, banyak pria di luar sana yang cukup berani untuk menikah dengan gaji yang mungkin sama dengannya. Tapi, ia memilih tidak berani. Baginya, menikah itu harus disiapkan dengan matang, terlebih dalam hal finansial.

Pria Cemas

"Walaupun aku adalah salah satu orang yang percaya kesetaraan, tapi tetep aja di masyarakat tuntutan laki-laki terutama suami untuk mapan secara finansial itu tetap sangat besar," sambungnya.

Selain masalah finansial yang membuat dirinya takut menikah, trauma masa lalu juga jadi kendala hingga sekarang. Pernah menjalin hubungan selama 7 tahun dan kandas begitu saja, bahkan sang mantan telah menikah, membuat Bimbim malas membuka lembaran baru.

Trauma itu semakin 'matang' dengan kondisi Bimbim sempat mencoba membuka hati lagi, tapi ternyata orangtua sang kekasih tak merestui. "Ya, akhirnya lagi-lagi harus berakhir. Ini semakin membuat aku tidak ingin berharap apa-apa dari hubungan percintaan," keluhnya.

Bimbim sendiri merupakan karyawan swasta di salah satu perusahaan di daerah Pulo Gadung, Jakarta Timur. Ia menetap bersama keluarganya di kawasan Kemayoran. Latar belakang pendidikannya ialah lulusan S1 di salah satu perguruan tinggi negeri di Jawa Tengah.

Dengan semua alasan takut menikah itu, Bimbim sejatinya tidak merasa cemas. Namun, ia mengaku rasa cemas itu muncul ketika teman seumurannya menikah. Tapi, kemudian ia berpikir, menikah bukan suatu kewajiban.

"Buat aku nikah sendiri bukan suatu kewajiban. Itu cuma bagian dari pilihan hidup aja. Seseorang nggak menikah, toh, nggak apa-apa, kan?" pungkas Bimbim.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini