nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Alasan Mengapa Sulit Melupakan Orang yang Menolak Cintamu

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 25 Februari 2020 16:55 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 25 196 2173936 ini-alasan-mengapa-sulit-melupakan-orang-yang-menolak-cintamu-LTilVwKtoR.jpg Cinta ditolak (Foto: Shutterstock)

Saat kita mencintai seseorang pasti kita berharap orang tersebut membalas rasa cinta kita. Namun kadang harapan tak sesuai dengan kenyataan.

Bahkan kadang orang yang kita cinta malah menolak perasaan kita. Namun anehnya kita malah tak mampu melupakan orang yang menolak cinta kita tersebut. Apa penyebab hal ini?

Helen Fisher, seorang penulis, antropolog, sekaligus ahli pengamat perilaku asal Amerika Serikat, bersama timnya mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya membuat seseorang susah melupakan orang yang telah menolaknya.

 cinta ditolak

Dalam penelitian ini, melibatkan 10 perempuan dan 5 pria yang mengaku cintanya baru saja ditolak. Namun mereka semua masih kepikiran dengan orang-orang yang menolak cinta mereka itu.

Penelitian dalam Journal of Neurophysiology ini dilakukan lewat scan otak. Para ahli meminta peserta untuk mengamati secara seksama foto orang yang telah menolaknya, kemudian dilanjutkan dengan melihat beberapa lembar foto orang yang dikenal tapi tidak mereka cintai.

Tujuannya untuk membandingkan aktivitas otak peserta ketika dihadapkan dengan foto orang yang mereka cintai dan yang tidak disuka. Hasilnya pun menunjukkan bahwa otak manusia memang bekerja lebih aktif saat melihat, membayangkan, maupun memikirkan sosok orang yang telah lama disukai apalagi dicintai.

Namun saat memandang foto orang yang tak disukai, mereka bersikap biasa saja. Bahkan cenderung tak peduli.

Lalu apa penyebab kita sulit melupakan orang yang menolak cinta kita?


1. Penasaran dan ingin tahu jawaban

Menurut Fisher dan rekan-rekannya, penolakan cinta tersebut malah merangsang bagian-bagian otak yang berkaitan dengan motivasi, hasrat, dan keingintahuan. Jika dibandingkan dengan melihat foto orang yang tidak mereka sukai, otak para peserta tampak lebih aktif saat dihadapkan dengan foto orang yang mereka cintai. Terutama pada bagian otak yang mengatur rasa keingintahuan, motivasi, hasrat, kecemasan, serta rasa sakit.

Jadi begini, sejatinya akan tumbuh rasa penasaran setelah diabaikan oleh orang yang kamu cintai. Semakin ditolak justru semakin penasaran dan ingin tahu jawaban mengapa ditolak cintanya.

2. Orang yang menolak cintamu seolah lebih berharga walau sesungguhnya tidak

Teori lainnya, kamu berpikir bahwa orang yang menolakmu punya nilai yang cenderung lebih tinggi dan berharga daripada orang lain. Semakin dia menolak dan menjauhimu, maka secara otomatis tingkat kesulitannya untuk didapatkan pun akan semakin meningkat dan susah diperoleh membuatmu penasaran.

Padahal sejatinya nilai dia sama saja dengan manusia lain. Jadi tak usah terlalu memujanya. Dia hanya manusia biasa.

3. Kecanduan

Orang yang mencintai sejatinya tak jauh beda dengan orang-orang yang kecanduan obat-obatan terlarang. Jadi meski telah ditolak cintanya, namun si pencinta susah melupakan orang yang menolaknya.

Pengaruh dari pikiran ini yang akan membuatmu larut dalam perasaan sendiri, hingga jadi sulit berpikir dengan jernih. Akhirnya, sadar atau tidak kamu jadi sukar menjauhi orang yang sudah terlanjur kamu cintai. Dan sudah terlanjur terbiasa dengan dia yang mengisi pikiranmu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini