Hampir Sampai Tempat Kerja, Haris Terpaksa Balik Pulang Akibat Banjir Jakarta

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 25 Februari 2020 15:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 25 612 2173864 hampir-sampai-tempat-kerja-haris-terpaksa-balik-pulang-akibat-banjir-jakarta-LirStZ1ZFC.jpg Ilustrasi. (Foto: Twitter/TMCPolri)

JAKARTA dikepung banjir pada Selasa (25/2/2020). Kawasan Tendean, Jakarta Selatan menjadi wilayah yang cukup parah tergenang banjir.

Tidak hanya itu, sepanjang jalan raya Tendean pun menjadi sangat macet dan tak terkendali. Haris, jurnalis salah satu media online, menjelaskan bahwa dirinya terdampak banjir Jakarta.

banjir tendean

Ia tidak tahu sebelumnya kalau Tendean, Jakarta banjir, makanya ia tetap menggunakan jalur tersebut untuk menuju Kuningan dari Bintaro.

"Awalnya lancar dari Bintaro sampai Gandaria. Tapi saat masuk ke arah Tendean semuanya nggak terkendali. Macetnya parah banget dan banjir," ceritanya pada Okezone melalui pesan singkat, Selasa (25/2/2020).

Haris pun tetap melanjutkan perjalanan, karena menganggap mungkin akan ada celah untuk bisa mengambil jalan lain dan terbebas dari banjir Tendean. Namun, keputusan itu ternyata keliru. Dia malah terjebak dalam kemacetan yang sangat parah.

Saat mengabarkan kondisi langsung, Haris mengaku sudah setengah jam berada di jalan daerah Bank Muamalat ke arah Tendean, tidak bergerak sama sekali. Malah, disertai dengan hujan ringan yang membuat pakaiannya basah.

Tidak ingin mengambil keputusan yang sama, Haris pun memilih putar balik dan pulang lagi karena kondisi sudah sangat tidak kondusif. "Macetnya parah banget, kendaraan enggak gerak-gerak. Kalau dipaksa juga kata orang-orang banjir malah makin dalam," ceritanya.

Akhirnya Haris pun menyerah dalam keadaan sudah setengah jalan menuju Kuningan, baju, celana dan sepatu yang dikenakan semuanya basah. Mood-nya pun sudah rusak dan dia memilih putar balik untuk pulang.

"Daripada ngambil risiko lebih parah dan emang nggak bisa lewat sama sekali, lebih baik pulang aja. Kondisi motor juga bakal rusak kalau lama-lama kerendam banjir," ungkap Haris.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini