nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesona Danau Toba hingga Mandalika yang Membius Wisatawan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 26 Februari 2020 15:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 26 406 2174435 pesona-danau-toba-hingga-mandalika-yang-membius-wisatawan-xGXShQG49U.jpg Pesona Mandalika. (Foto: Dewi/Okezone)

DEMI menggaet wisatawan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggalakkan 5 Destinasi Super Prioritas. Tak hanya membidik wisatawan domestik (wisdos), namun juga wisatawan mancanegara (wisman)

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berupaya mempromosikan potensi 5 Destinasi Super Prioritas. Kelima destinasi wisatanya antara lain Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Likupang.

Seluruh destinasi yang masuk ke dalam program super prioritas ini akan mendapatkan sejumlah privilege berupa, pembangunan infrastruktur, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), dan beberapa elemen pendukung wisata lainnya.

Lantas, seperti apa pesona 5 Destinasi Super Prioritas, yang digadang-gadang memiliki segudang atraksi dan fasilitas berskala internasional ya? Berikut ulasannya, seperti dirangkum dari situs resmi Kemanparekraf RI, Rabu (26/2/2020).

Danau Toba

danau toba

Danau terbesar di Indonesia ini menyimpan banyak keindahan dan misteri. Danau Toba sebenarnya adalah kaldera, danau vulkanik terbesar di dunia, terbentuk akibat letusan Gunung Api Purba Toba. Di tengahnya terdapat pulau Samosir, memiliki panjang 100 km, lebar 30 km serta kedalaman 500 meter.

Danau Toba dikelilingi oleh 7 kabupaten, bisa dicapai dari Medan dengan kurang lebih 4 jam perjalanan darat. Tapi mulai Agustus 2018 ini dengan dibukanya Bandar Udara Silangit, di Siborong-borong, Danau Toba akan makin mudah dicapai. Dari bandara di Tapanuli Utara ini, Danau Toba bisa dicapai hanya dalam 30 menit sampai 1 jam perjalanan darat.

Cara terbaik untuk menikmati Danau Toba adalah dari ketinggian. Tak sulit, karena Danau Toba dikelilingi oleh perbukitan cantik. Salah satunya adalah Bukit Holbung yang terkenal dengan Bukit Teletubbies, di Desa Janjimarhatan, Samosir. Atau Bukit Indah Simarjarunjung di desa Butubayu Pane Raja, Dolok Pardamean, Simalungun. Bukit Indah Simarjarunjung menyuguhkan rumah-rumah pohon. Landscape Danau Toba dan perbukitan yang mengelilinya bisa dinikmati membentang, tanpa halangan di Bukit Indah Simarjarunjung ini.

Selain dua bukit tersebut, keindahan Danau Toba bisa dinikmati melalui Huta Ginjang di Kecamatan Muara, Tapanuli Utara. Huta Ginjang merupakan perbukitan yang ditumbuhi pinus, pas buat pengunjung yang ingin bersantai menghirup segarnya udara hutan pinus sambil menikmati keindahan Danau Toba dari atas bukit.

Danau Toba juga memiliki banyak air terjun di sekelilingnya. Masih di komplek Danau Toba, air terjun Situmurun Binangalom di desa Binangalom, Lumbanjulu, Toba Samosir. Kata Binangalom berasal dari nama sebuah sungai, yaitu Lum. Lum atau Lom dalam bahasa Batak Toba dapat diartikan sebagai air penyejuk hati. Air terjun ini tergolong unik, karena airnya langsung jatuh ke Danau Toba.

Mandalika

mandalika

Bagi sebagian wisatawan dalam negeri, nama Mandalika mungkin belum terdengar familiar. Masyarakat lebih mengenal Gili Trawangan, Gili Meno, atau Pantai Senggigi dibandingkan Mandalika. Padahal, kawasan ini tidak kalah cantik dengan destinasi wisata yang sekarang sudah tenar di Lombok.

Di kawasan Mandalika terdapat deretan pantai indah, mulai dari Pantai Tanjung Aan, Pantai Serenting, Pantai Seger, Pantai Kuta, dan Pantai Gerupuk. Sayangnya, di sini wisatawan akan jarang menemukan bar atau kelab malam.Tak cuma Mandalika, di seluruh pulau nyaris tak bisa ditemukan bar dan kelab malam. Meski demikian, sejumlah tempat makan masih menjual bir untuk mengakmodir keinginan wisatawan mancanegara. Keriaan malam yang seru masih bisa ditemui di sekitaran hotel besar.

Bagi yang ingin berburu oleh-oleh, Mandalika juga sudah menyediakan sejumlah toko yang berjejer di sepanjang kawasan Pantai Kuta. Pedangan ini menjajakan oleh-oleh khas Lombok, seperti kain tenun, kaus, gelang, hingga ikat kepala.

Setiap tahunnya, pada Februari atau Maret, di kawasan Mandalika terdapat acara Festival Bau Nyale. Festival ini berupa tradisi Suku Sasak yang menangkap cacing laut di Pantai Seger.

Bagi para pencinta kuliner, di Kawasan Bukit Mandalika, Pantai Kuta Lombok, Desa Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah, NTB ada beberapa makanan khas yang patut Anda cicipi. Di antaranya adalah ayam taliwang, ayam rarang, sate rembiga dan sate bulayak. Olahan bumbu khas daerah Lombok akan memanjakan lidah dan menambah selera makan.

Candi Borobudur

borobudur

Candi Borobudur merupakan mahakarya nenek moyang yang diakui dunia, sebagai salah satu World Heritage oleh UNESCO. Candi Borobudur bukan sekadar tempat wisata, hingga kini masih digunakan untuk ritual upacara Waisak, upacara keagamaan umat Buddha setiap tahun.

Berkunjung ke Candi Borobudur tidak hanya bisa menikmati kemegahan karya arsitektur nenek moyang berkelas dunia. Namun pada waktu-waktu tertentu bisa menikmati kemeriahan lain yang digelar di pelataran kompleks candi. Salah satunya prosesi pelepasan ribuan lampion setiap tahun saat peringatan Waisak. Pada perayaan ini ratusan ribu umat Buddha dari Indonesia dan negara-negara lain berbondong-bondong mengikuti upacara Waisak di komplek Candi Borobudur.

Namun, wisatawan harus menyiapkan persiapan dan perlengkapan yang cukup agar bisa menikmati keanggunan bangunan yang eksotis ini. Dari pintu masuk menuju area candi jaraknya lumayan jauh dan jika berkunjung siang hari, panas terik matahari akan mengganggu. Siapkan kunjungan saat pagi hari, matahari belum terlalu menyengat.

Siapkan pula topi dan kacamata hitam jika merasa terpaan sinar matahari sulah mulai mengganggu. Karena Candi Borobudur adalah tempat ibadah yang disucikan oleh umat Buddha, pakai pakaian yang sopan. Bila pakaian tak menutup lutut, pengelola candi sekarang menyediakan kain penutup. Jangan lupa, gunakan alas kaki yang nyaman untuk jalan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini