Suka Berenang di Genangan Banjir, Anak-Anak Rentan Kena DBD

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 26 Februari 2020 10:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 26 481 2174241 suka-berenang-di-genangan-banjir-anak-anak-rentan-kena-dbd-gCBfaE8Wjk.jpg Ilustrasi. (Newkidscenter)

PENYAKIT Demam Berdarah Dengue (DBD) sangat mengancam di musim hujan. Terlebih bagi masyarakat yang terdampak banjir, karena kondisi lingkungan yang lembap dan kotor.

Praktisi Kesehatan Prof Dr dr H Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, mengatakan, banjir meningkatkan beberapa risiko penyakit. Salah satunya adalah DBD.

"Hal ini karena penyakit yang dibawa oleh vektor penyakit, misalnya Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) yang dibawa melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti," kata Prof Ari saat dihubungi Okezone.

anak dbd

Anak-anak, dikatakan Prof Ari, menjadi kelompok rentan yang mudah terkena penyakit pascabanjir. Ini bisa ditunjukan dari banyaknya kasus anak-anak yang sakit setelah banjir. Belum lagi kalau mereka suka berenang di genangan banjir.

"Coba saja diidentifikasi pada lingkungan kita terutama yang masih memiliki anak-anak, berapa kali mereka mengalami gangguan kesehatan saat musim penghujan atau saat mengalami banjir," terangnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan memberikan peringatan kepada masyarakat untuk mencegah DBD. Masyarakat diminta untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di rumah maupun di lingkungan sekitar.

PSN adalah sebuah gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan 3M Plus. 3M Plus terdiri dari menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini