nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

India Awasi Penumpang Pesawat dari Indonesia Cegah COVID-19, Ini Tanggapan Kemenkes

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 26 Februari 2020 15:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 26 481 2174439 pemerintah-india-awasi-penumpang-asal-indonesia-cegah-covid-19-ini-tanggapan-kemenkes-UM5GF8CIXg.jpg Ilustrasi (Foto : Indiatoday)

Pemerintah India cukup tegas dalam menyikapi wabah COVID-19. Sebagai bentuk pengamanan negara, melalui Direktorat Jenderal Penerbangan Komersial India (DGCA), India menegakan pengawasan ketat penumpang pesawat asal 10 negara, salah satunya Indonesia.

Ke-10 negara tersebut antara lain Nepal, Indonesia, Vietnam, dan Malaysia, begitu juga penumpang dari China, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, Thailand, dan Singapura. Hal ini dilakukan sebagai upaya memerangi atau mencegah COVID-19 masuk ke wilayah India.

Pernyataan ini tertuang dalam surat berjudul 'Government of India Office of The Director General of Civil Aviation Opposite Safdarjung Airport, New Delhi-110003'. Surat tersebut dibagikan ulang di media sosial melalui akun Twitter @ANI atau Asian News International.

India

"Untuk mencegah penyebaran COVID-19 di India, sudah diputuskan memperluas pemindaian global dari semua penumpang penerbangan yang tiba dari Nepal, Indonesia, Vietnam, dan Malaysia, begitu juga penumpang dari China, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, Thailand, dan Singapura," tulis keterangan itu.

Dalam pernyataan itu, pemerintah India pun menjelaskan bahwa pemindaian di India harus dilakukan sesegera mungkin saat penumpang tiba di lokasi bandara. Penumpang juga harus memiliki formulir kesehatan yang telah diinstruksikan oleh Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India.

Deteksi Virus Corona

Mengetahui adanya peraturan ini, Kementerian Kesehatan RI melalui Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Achmad Yurianto memberikan tanggapan tegasnya bahwa peraturan itu dikembalikan pada pemerintah India.

"Mengenai penumpang dari Indonesia (yang tiba di bandara India), sebaiknya bertanyalah kepada (pemerintah) India," kata Yuri pada awak media di Kantor Kemenkes, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini