nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus COVID-19 'Tak Terdeteksi' Pertama di Amerika Serikat

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 27 Februari 2020 13:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 27 481 2174953 kasus-covid-19-tak-terdeteksi-pertama-di-amerika-serikat-6MWaC97K47.jpg Antisipasi virus corona orang-orang memakai masker (Foto : Nypost)

Kementerian Kesehatan Amerika Serikat melaporkan, sampai saat ini terdapat 60 kasus COVID-19, kebanyakan pasien berasal dari penumpang Kapal Diamond Princess yang berhasil dievakuasi.

Sementara itu, sisanya adalah warga Amerika Serikat yang terinfeksi COVID-19 di Wuhan dan beberapa lainnya adalah warga Amerika yang baru pulang perjalanan dari China.

Laporan terbaru mengatakan, terdapat satu pasien COVID-19 asal California yang diketahui tidak melakukan perjalanan ke China sebelumnya. Dia pun dilaporkan tidak melakukan kontak langsung dengan orang yang baru pulang dari dataran China.

"Pada saat ini, paparan pasien tidak diketahui asalnya darimana," kata Centers for Disease Control and Prevention (CDC), dikutip Okezone dari New York Post, Kamis (27/2/2020).

Waspada Virus Corona

CDC pun menyatakan bahwa kasus ini dikatakan sebagai kasus COVID-19 pertama kali di Amerika Serikat yang terjadi tanpa ada riwayat sebelumnya dari China. Ini juga bisa menjadi fakta bahwa COVID-19 di Amerika Serikat memungkinkan menyebar antarmanusia, seperti yang terjadi di Singapura.

"Pasien tidak memiliki riwayat perjalanan yang relevan terhadap sumber virus. Dia juga tidak melakukan kontak dengan siapa pun yang diketahui terinfeksi COVID-19," lanjut laporan CDC.

Pasien ini tengah dirawat di The UC Devis Medical Center, menurut laporan The Davis Enterprise. Pasien ini masuk pertama kali ke rumah sakit pada Rabu malam (19/2).

Di sisi lain, Brad Simmons, CEO sementara UC Davis Medical Center menyatakan, ada risiko kecil untuk terjadinya penyebaran COVID-19 di rumah sakit.

"Sejak pasien datang dengan dugaan infeksi virus, tim perawatan kami mengambil tindakan pencegahan infeksi yang tepat selama pasien dirawat di sini,” kata Brad. Pasien ini ternyata pasien pindahan dari Northen California Hospital.

Deteksi Virus Corona

COVID-19 telah menginfeksi lebih dari 80.000 orang dan menyebabkan lebih dari 2.700 kematian secara global sejak kasus pertama dilaporkan Desember lalu.

Kekhawatiran telah meningkat terkait penyebaran virus, karena hari Rabu menandai hari pertama dengan lebih banyak kasus baru dilaporkan di luar China daripada dari negara itu, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Korea Selatan menjadi negara di luar China dengan jumlah kasus tertinggi. Penyebaran COVID-19 di negara ini sangat cepat. Sejak kemarin, data mengungkapkan bahwa ada 1.595 kasus COVID-19 di Korea Selatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini