Banjir Jadi 'Wahana' Bermain Anak, Apa Bahayanya?

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 27 Februari 2020 19:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 27 481 2175180 banjir-jadi-wahana-bermain-anak-apa-bahayanya-u5Z9p7FTrQ.jpg Bahaya kesehatan mengintai anak main banjir (Foto : Dok. Okezone/Arif Julianto)

Banjir kembali melanda sebagian titik Ibu Kota Jakarta. Bahkan dari laporan terakhir menyebutkan, banjir di Jakarta dan sekitarnya ini sudah menelan korban jiwa.

Pasalnya, diketahui sembilan orang telah meninggal dunia akibat banjir yang melanda Jakarta, Bekasi, dan Tangerang Selatan pada Selasa 25 Februari 2020 kemarin.

Tapi di sisi lain, bencana alam banjir ini dimanfaatkan oleh anak-anak sebagai wahana 'kolam renang' gratis. Di media sosial banyak beredar tayangan anak-anak bermain di air banjir yang kotor, apa bahayanya?

Dijelaskan oleh Dr.dr Nastiti Kaswandini, Sp.A (K) kondisi anak-anak bermain di air banjir tentunya sangat berbahaya. Sebab, secara kasat mata air banjir yang menjadi 'kolam renang' gratis tersebut adalah kumpulan dari berbagai campuran kotoran.

“Air banjir itu asalnya sudah enggak tahu dari mana asalnya. Dari got, air toilet, belum lagi limbah pabrik, bisa jadi limbah rumah sakit yang sudah enggak tahu lagi isinya apa. Limbah-limbah berbahaya yang tempatnya tergenang,” ungkap Dr.dr Nastiti, saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Anak Main Banjir

Dengan kondisi air banjir yang kotor, banyak ancaman masalah kesehatan bisa menyerang anak. Pertama masalah kulit sebagai organ tubuh terluar yang pertama terkontak dengan air banjir. Tak hanya kulit sebagai organ tubub terluar, Dr.dr Nastiti juga menyebutkan masalah kesehatan juga disebut mengancam organ pernafasan.

“Percaya deh itu tentunya enggak sehat, yang paling mudah tentunya kulit. Gimana kalau di kulitnya ada luka? Nyebur juga air bisa tertelan ke tenggorokan. Terpecik airnya kena mata, airnya juga bisa terhirup melalui hidung. Semua jadi tempat masuk air kotor, ini membahayakan segala organ tubuh,” pungkas Dr.dr Nastiti singkat.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini