Ketika Virus Jadi Inspirasi Fashion Batik

Dewi Kania, Jurnalis · Minggu 01 Maret 2020 17:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 01 194 2176507 ketika-virus-jadi-inspirasi-fashion-batik-oHkVFH0lI0.jpg Fashion Show "Virus". (Foto: Dok Mila Meiliasari)

ISTILAH virus sering dikaitkan dengan hal-hal negatif, termasuk penyakit. Tapi apa jadinya kalau “virus” malah jadi inspirasi busana modest wear, ya?

Desainer Mila Meiliasari sengaja membawa “virus”dalam inspirasi busananya untuk para fashionista. Mila pun konsisten menggunakan kain batik, sebagai bahan utama dalam koleksi busana muslim kekinian itu.

fashion show

"Kami ingin busana ini menjadi ‘virus baru’ bagi fashionista Indonesia ke depannya, hingga ke mancanegara," kata Mila, Art Director milameilia, dalam ajang Fashion Rhapsody yang digelar di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Kali ini batik yang digunakan adalah batik Cirebon. Koleksi ini memadukan motif lereng asli tanah Jawa, dengan motif atking yang merupakan peleburan budaya Jawa dan China serta batik Garutan dan batik Sragen.

Mila menampilkan 13 koleksi terdiri dari 3 segmen, dengan nuansa serta garis yang berbeda. Segmen pertama adalah dress dengan bahan ringan melayang, seperti halnya virus yang dapat masuk dengan mudah ke dalam raga manusia.

Segmen kedua menawarkan koleksi lebih tegas, dengan motif garis garutan yang lebih modern, namun tetap menyatu dengan alam, didominasi warna oranye bak lembayung senja.

Pada segmen ketiga, Mila menampilkan gaun klasik romantik, yang menonjolkan kekuatan seorang perempuan.

Garis dari seluruh koleksi ini adalah “virus” yang tergores dalam setiap rancangan. Mila juga menggandeng Jehan Imelda sebagi muse.

fashion show

Jehan pun merasa jatuh hati saat mengenakan modest wear batik rancangan Mila. "Saya suka desain-desain ini. Koleksi busana ini membuat saya tampak stylish dan elegan tanpa terkesan berlebihan," ujar Jehan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini