6 Tips Ampuh Kurangi Sampah dan Limbah Rumah Tangga

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 02 Maret 2020 08:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 02 612 2176660 6-tips-ampuh-kurangi-sampah-dan-limbah-rumah-tangga-LJ3k8bWfHY.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

Indonesia menduduki posisi kedua sebagai negara penghasil sampah terbesar di dunia, setelah China. Pada 2019 lalu, total sampah yang dihasilkan Indonesia bahkan menyentuh angka 69 juta ton.

Sebagian besar sampah ini berasal dari sampah rumah tangga hingga kegiatan usaha. Sayangnya, diperkirakan hanya 40 hingga 60 persen yang dapat terangkut ke tempat pembuangan akhir, sisanya, terbuang sembarangan.

Masyarakat yang tinggal di perkotaan dan daerah penyangganya telah menghasilkan sampah lebih besar daripada daerah lainnya.

Untuk menanggulangi isu sampah ini, Public Campaign Specialist WWF-Indonesia, Margareth Meutia mengungkapkan bahwa sejak tahun 2015, pihaknya telah mendorong upaya untuk mengedukasi masyarakat Indonesia melalui beragam program kampanye.

Salah satunya adalah kampanye 'Beli Yang Baik'. Kampanye ini mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya konsumsi yang lebih bertanggung jawab dan ramah lingkungan.

Dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, caranya bisa diaplikasikan dengan beberapa langkah yang dijelaskan oleh Margareth saat menghadiri acara SaladStop! belum lama ini.

Beli yang perlu

Masyarakat diminta untuk menghindari keborosan dengan berbelanja hal-hal yang diperlukan saja. Oleh karena itu, sebaiknya Anda membuat daftar belanja keperluan penting untuk mengantisipasi dorongan impulsif membeli barang yang tidak dibutuhkan.

Belanja

Beli yang lokal

Prioritaskanlah produk lokal yang lebih menguntungkan bagi perekonomian setempat dan bisa memelihara keanekaragaman hayati Indonesia. Cara ini secara tidak langsung juga membantu meningkatkan kesejahteraan para petani lokal.

Beli yang alami

Sebelum membeli produk makanan di supermarket, perhatikan keterangan dan bahan-bahan yang terkandung dalam suatu produk. Utamakan lah produk yang diolah melalui proses alami dan tidak mengandung bahan-bahan kimia buatan.

Beli yang awet

Tidak ada salahnya membeli produk makanan yang awet dan tahan lama. Dengan cara ini, Anda dapat meminimalisir jumlah sampah atau limbah rumah tangga yang terbuang sia-sia. Lakukan lah riset mandiri sebelum berbelanja untuk mengenali mutu bahan, dan melakukan perawatan barang sebaik mungkin.

Beli yang Ekolabel

Isu sampah dinilai bisa diatasi dengan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membeli produk ekolabel. Produk inilah yang dinilai lebih ramah lingkungan, karena terbuat dari bahan-bahan alami dan bisa didaur ulang. Cara untuk membedakan produk ekolabel bisa dilihat dari kode yang terdapat pada kemasannya.

Berikut beberapa kode atau label yang wajib Anda ketahui yakni, FSC (produk berbahan dasar kayu, bamboo dan rotan), RSPO (produk kelapa sawit), MSC (produk perikanan tangkap), ASC (produk perikanan budidaya).

Bawa tas belanja sendiri

Diet Kantong Plastik

Untuk mengurangi produksi sampah, bawa lah selalu tas belanja, stainless straw, dan tumbler untuk menghindari penggunaan plastik sekali pakai. Selain itu, pastikan Anda membuang sampah yang tidak bisa didaur ulang pada tempat sampah sesuai dengan jenis materialnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini