Indonesia Positif Virus Korona, Ini Imbauan Menkes Terawan untuk Traveler

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 03 Maret 2020 07:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 03 481 2177202 indonesia-positif-virus-corona-ini-imbauan-menkes-terawan-untuk-traveler-pmP1gsR9Vd.jpg Menkes Terawan (Foto : Dok.Okezone/Dimas)

Presiden Jokowi secara resmi mengumumkan kasus pertama virus corona atau COVID-19 di Indonesia pada Senin 2 Maret 2020. Kabar mengejutkan ini sontak menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat.

Dampak penyebaran COVID-19 memang tidak main-main, bahkan telah memengaruhi sejumlah sektor, termasuk pariwisata. Kunjungan wisatawan mancanegara dilaporkan menurun drastis, dan terjadi pembatalan paket wisata untuk beberapa bulan ke depan.

Pemerintah sendiri telah memberikan sejumlah insentif sebagai upaya menanggulangi isu tersebut. Salah satunya pemberian diskon sebesar 50% untuk tiket pesawat domestik untuk rute 10 Destinasi Baru.

Strategi ini dinilai dapat mendorong pergerakan wisnus maupun wisman untuk berwisata di Tanah Air. Sayangnya, setelah Indonesia ditetapkan sebagai negara terdampak virus corona, kekhawatiran akan tersebarnya virus ini mulai menghantui pikiran masyarakat.

Tak sedikit yang mempertanyakan apakah daerah-daerah wisata di Indonesia masih aman untuk disambangi, menyusul maraknya isu penyebaran virus corona di Tanah Air?

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menegaskan, sejauh ini pemerintah melalui kementerian terkait telah melakukan sejumlah upaya pencegahan dengan meningkatkan kewaspadaan di pintu-pintu masuk negara seperti bandara maupun pelabuhan.

Menkes Terawan

"Kita sudah melalukan prosedur sesuai dengan standar dan kaidah WHO. Dan sudah dicek sendiri juga sama mereka. Sekarang kita akan tetap jaga dan terus meningkatkan kewaspadaan," ungkapnya saat ditemui di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, belum lama ini.

Menkes Terawan menambahkan, dia tidak melarang bila ada masyarakat yang ingin berwisata ataupun berlibur ke luar daerah. Namun, dia mengimbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kesehatan, mengingat virus ini lebih rentan menyerang individu yang memiliki imunitas tubuh rendah. Hal tersebut juga berlaku bagi wisatawan yang hendak atau baru saja traveling ke luar negeri.

"Jangan melakukan kontak langsung meski kegiatan ini tidak selamanya menularkan virus. Terus rutin lah mencuci tangan. Dan yang terpenting menjaga imunitas, terutama bagi mereka yang dilanda jet lag, atau masuk angin setelah melakukan penerbangan panjang," tandasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini