Etika Batuk dan Bersin yang Benar untuk Cegah Penularan Korona COVID-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 03 Maret 2020 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 03 481 2177331 etika-batuk-dan-bersin-yang-benar-untuk-cegah-penularan-korona-covid-19-mGPbfZUA0s.jpg Etika batuk dan bersin yang benar cegah penularan virus korona COVID-19 (Foto : Shutterstock)

Perilaku gaya hidup sehat untuk meningkatkan imunitas penting dalam pencegahan virus korona COVID-19. Selain itu, ada hal penting lain dalam pencegahan penularan virus korona, yakni menerapkan etika batuk dan bersin yang benar.

Perlu diketahui, virus korona COVID-19 menyebar dengan luar ke berbagai negara, salah satunya diyakini melalui perantara tangan yang kotor dan telah terinfeksi. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Dr. dr. Agus Dwi Susanto Sp.P(K).

dr Agus mengatakan tangan menjadi media penularan infeksi (termasuk virus korona) yang paling banyak dan sering terjadi. Pasalnya seseorang akan memegang segala objek yang ada di depannya menggunakan tangan.

Bersin

Karenanya, dr Agus mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan tangan untuk menutup batuk dan bersin. Pasalnya kuman akan berkumpul di telapak tangan dan mempermudah akses penularan virus ke benda maupun orang lain.

“Saat batuk atau bersin jangan ditutup dengan tangan. Karena saat salaman tangannya akan membawa kuman dan menular," tutur dr Agus beberapa waktu lalu.

Bersin

Lalu, seperti apa baiknya ketika batuk atau bersin? dr Agus menyarankan untuk menutup menggunakan bahu. Tujuannya adalah agar virus dan bakteri tidak menyebar serta mencegah penularan penyakit melalui tangan.

"Jadi disarankan menutup batuk dan bersin menggunakan bahu agar tidak menyebar ke orang lain,” tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini