nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masuk Rekor Muri, Probolinggo Food Festival Sajikan 1.359 Porsi Ketan Kratok

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 05 Maret 2020 13:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 05 12 2178554 masuk-rekor-muri-probolinggo-food-festival-sajikan-1-359-porsi-ketan-kratok-OMdserCD9j.jpg dok: HIPMI Probolinggo

PROBOLINGGO Food Festival merupakan event tahunan Kota Probolinggo. Event ini digelar untuk memperkenalkan makanan khas Probolinggo ke masyarakat luas.

Pada tahun ini, gelaran Probolinggo Food Festival atau yang dikenal dengan Profest II resmi dibuka di BJBR Probolinggo pada Jumat 21 Februari 2020. Event yang masuk dalam kalender wisata Jawa Timur 2020 ini akan menyajikan 1.359 porsi ketan kratok yang akan didaftarkan sebagai rekor muri.

Ketan kratok merupakan salah satu makanan khas Kota Probolinggo. Ketan kratok sebenanrnya sama dengan olahan ketan lainnya. Tapi yang membedakan, di dalam ketan ini terdapat kacang kratok yang diatasnya diberi taburan parutan kelapa dan disiram dengan cairan gula merah.

Pada event kali ini, ketan kratok dibuat menggunakan produk Sasa Santan Bubuk. Sasa Santan adalah santan siap saji yang dapat digunakan untuk membuat aneka kue. Menggunakan Sasa Santan terbilang aman karena dibuat tanpa bahan pengawet serta bebas kolesterol.

Selain itu, kualitas Sasa Santan juga selalu terjaga. Rasa dan aroma, serta teksturnya diproduksi dari kelapa tua segar pilihan. Pemilihan penggunaan Sasa Santan Bubuk pada event ini karena Sasa Santan sangat praktis digunakan, tinggal buka kemasan dan tuang produknya pada masakan.

Selain enak digunakan untuk membuat kue, Sasa Santan juga cocok digunakan untuk masakan gurih maupun manis. Cocok untuk hidangan panas maupun dingin.

Buat Anda yang berkunjung ke event Profest II ini, disana juga tersedia booth Sasa yang menyajikan kreasi menu bersantan yang unik. Salah satunya coconut squash atau coffee latte.

Sebagai informasi, Probolinggo Food Festival di BJBR Probolinggo ini turut mengundang beberapa daerah lain di Jawa Timur. Mereka juga diberikan kesempatan untuk menyajikan masakan atau kuliner dan produk khas daerahnya dalam pameran produk unggulan yang merupakan salah satu agenda Profest II.

(cm)

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini