Perokok Lebih Berisiko Terjangkit Korona COVID-19, Ini Faktanya

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 05 Maret 2020 21:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 05 481 2178842 perokok-lebih-berisiko-terjangkit-korona-covid-19-ini-faktanya-8iPhd98zI8.jpg Ilustrasi. (Shutterstock)

SELAIN menyebabkan serangan jantung atau kanker, perokok cenderung mudah terpapar virus korona/Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Hal inilah yang membuat perokok harus lebih waspada dengan ancaman penyakit tersebut.

Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, mengatakan, dengan merokok, maka Anda menambah potensi terjangkit virus korona COVID-19. Salah satu pemicunya tidak lain karena kualitas paru-paru akan menurun, orang pun mudah mengalami penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

covid

“Iya, kalau merokok itu sudah jelas. Orang merokok, apalagi itu menyerang paru-paru, merokok itu paru-paru yang kena,” tutur Profesor Ari saat dijumpai di Universitas Indonesia, Kamis (5/4/2020), Salemba, Jakarta Pusat.

Dilihat dari kasus kematian akibat virus korona Covid-19 yang ada, sebut Prof Ari, sebagian besar pasien yang meninggal dunia memang sudah memiliki riwayat penyakit sebelumnya. Antara lain jantung kronis, diabetes, gagal ginjal kronis dan beberapa penyakit paru kronis.

“Nah kasus-kasus yang meninggal itu, itu penyakit penyerutannya, atau yang kita bilang komorbib itu salah satunya adalah dari PPOK. Itu boleh bilang 90 persen dari rokok, jadi dia tertular dari situ,” tambahnya.

Prof Ari menegaskan, logikanya bukan hanya terhadap virus korona COVID-19, pada dasarnya jika orang merokok, maka secara umum kondisi tubuhnya akan menjadi lebih rentan. Terutama infeksi paru-paru, jika dibandingkan dengan orang yang bukan perokok.

“Jadi yang merokok itu lebih rentan, apapun sebenarnya orang merokok itu akan lebih rentan terkena infeksi paru-paru, dibandingkan orang yang tidak merokok, itu sudah pasti. Sebab kan baik struktur maupun fungsi itu terganggu karena dia merokok,” tutup Prof Ari.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini