Lawan Tindakan Asusila dengan Melapor ke Petugas, Ini Tipsnya

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 07 Maret 2020 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 07 612 2179751 lawan-tindakan-asusila-dengan-melapor-ke-petugas-ini-tipsnya-0GVUe2qV13.jpeg Ilustrasi. Foto: Lepopulaire

PELECEHAN seksual bisa menimpa siapapun, tak pandang jenis kelamin dan juga tempat. Meski banyak dialami oleh perempuan, namun bukan berarti tidak ada kaum pria yang menjadi korban tindakan asusila ini.

Himbauan yang selama ini digaungkan adalah lawan tindakan asusila dengan segera melapor ke petugas. Namun bagi korban hal ini tidak semudah saat dikatakan.

Nah, sebetulnya apa yang harus dilakukan agar bisa berani untuk segera melapor dan bercerita saat mengalami tindakan asusila? Tapi tunggu dulu, ternyata untuk soal lapor-melapor ini tidak bisa disamaratakan terhadap semua orang.

Menurut psikolog Zarra Dwi Monica, M.Psi., sebenarnya konsep pertama yang harus dipahami adalah harus tetap menghargai keputusan yang berbeda tentang melapor dari setiap korban.

Ilustrasi. Foto: Istimewa 

Pendek kata, jika korban memilih untuk tidak melapor, makan keputusan tersebut harus tetap dihargai. Sebab setiap keputusan yang hadir pasti memiliki pertimbangannya sendiri. Apalagi tidak bisa disangkal, di lingkungan sosial Indonesia banyak stigma seputar korban tindakan asusila.

“Kita sebenarnya harus menghargai keputusan dari penyintas untuk melapor atau tidak, yang bersangkutan pasti punya pertimbangan sendiri. Wajar kalau penyintas sulit bercerita karena rasa trauma yang dialami, serta banyaknya stigma mengenai pelecehan seksual (red. tindakan asusila), jadi kalau kita bukan penyintas, sebaiknya tidak memaksa untuk mengambil keputusan tertentu,” papar Zarra, saat dihubungi Okezone belum lama ini.

 

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Jika posisinya sebagai korban tindakan asusila, tips agar mau melaporkan adalah menguatkan mental serta menumbuhkan keyakinan terhadap keputusan yang akan diambil.

Setelah mental siap, barulah mengumpulkan bukti-bukti sembari mengingat-ingat alasan apa yang melatarbelakangi mengapa yakin memutuskan untuk melapor. Zarra juga merekomendasikan untuk mencari pendampingan psikologis.

“Kalau memutuskan untuk melapor, maka harus yakin mengenai keputusan yang diambil. Kumpulkan bukti, ingat-ingat apa yang membuat yakin ambil keputusan itu. Coba cari pendampingan secara psikologis juga untuk menguatkan, dan sebisa mungkin bangun support system yang baik supaya diri lebih siap,” tegas Zarra.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini