Cara Tangani Orang dengan Gejala Virus Korona COVID-19 di Pesawat

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 08 Maret 2020 10:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 08 481 2179948 cara-atasi-pasien-dengan-gejala-virus-korona-covid-19-di-pesawat-EuvHg2HHga.jpg Ilustrasi (Foto : Thedailybeast)

Wabah virus korona COVID-19 yang menyerang banyak negara di dunia membuat sejumlah maskapai penerbangan menerapkan standar prosedur perusahaan (SOP) untuk menanggulangi pencegahan penyakit ini. Salah satunya adalah pemeriksaan suhu tubuh di bandara dan mengenali beberapa gejala umum COVID-19.

Seperti diketahui, pesawat terbang menjadi salah satu media yang paling berpotensi dalam penyebaran COVID-19. Penumpang lintas negara yang menaiki pesawat akan dengan cepat menularkan penyakit tersebut ke orang lain yang berada di dalam kabin pesawat. Lantas bagaimana cara mengantisipasi penyebaran COVID-19 di dalam pesawat terbang?

Antisipasi COVID-19

Merangkum dari CDC, apabila ada seseorang yang menunjukkan gejala COVID-19 maka harus diminimalkan kontaknya dengan penumpang lain dan awak kabin yang sakit. Jika memungkinkan pisahkan orang sakit dari orang lainnya dengan jarak sekira 2 meter dan tunjukkan satu kru pesawat untuk merawatnya.

Tawarkan masker wajah pada orang yang sakit apabila tersedia. Jika masker wajah tidak ada atau orang tersebut menolak untuk menggunakannya maka sarankan mereka untuk menutup mulut dan hidung menggunakan tisu kertika batuk atau bersin.

Pakai Masker

Gunakan sarungan tangan medis sekali pakai untuk merawat orang yang sakit agar menghindari kontaminasi. Jika memungkinkan gunakan gunakan Alat Pelindung Diri (APD) tambahan dan memberikan bantuan alat bantu pernapasan pada korban yang kesulitan bernapas.

Bersihkan dan lakukan desinfeksi permukaan yang terkontaminasi sesuai dengan protokol penerbangan. Setelah tiba di bandara lakukan komunikasi dengan protokol keamanan untuk melakukan penilaian kesehatan terhadap gejala dan risiko paparan dari orang yang sakit.

Jika diperlukan minta transportasi menuju fasilitas perawatan keseharan untuk melakukan evaluasi dan pengujian medis kepada pasien yang sakit.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini