Serumah dengan Pasien Suspect COVID-19, Apa yang Harus Dilakukan?

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 09 Maret 2020 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 09 481 2180505 serumah-dengan-pasien-suspect-covid-19-apa-yang-harus-dilakukan-nLrPPi8kg0.jpg Ilustrasi. (Shutterstock)

PASIENĀ suspect virus korona/Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), masih diperbolehkan istirahat di rumah. Namun ada hal-hal yang harus diperhatikan bagi orang yang tinggal satu rumah dnegan pasien suspect COVID-19 tersebut.

Karena penularan COVID-19 dapat membahayakan bagi orang-orang di sekitar, tak ada salahnya untuk meningkatkan kewaspadaan. Namun Anda juga tidak boleh menstigma pasien karena dapat menurunkan semangatnya.

Lantas hal apa saja yang harus diperhatikan saat tinggal satu rumah dengan pasien suspect COVID-19? Berikut 6 langkahnya yang bisa disimak, dilansir Okezone dari situs resmi WHO, Senin (9/3/2020).

Tidak dijenguk

covid

Orang-orang yang menjenguk tidak diperbolehkan sampai pasien benar-benar sembuh seluruhnya dan tak lagi menunjukkan gejala apapun.

Kebersihan tangan

Selalu cuci tangan dengan benar sampai bersih, setelah melakukan kontak apapun dengan pasien atau dengan lingkungan di sekitar pasien. Menjaga kebersihan tangan harus dilakukan sebelum dan sesudah menyiapkan makanan, sebelum makan, setelah menggunakan toilet dan kapanpun saat tangan terlihat kotor.

Usai cuci tangan, keringkan dengan paper towel atau handuk bersih (segera ganti handuk jika sudah sangat basah).

Penggunaan masker

Pengasuh pasien wajib memakai masker kesehatan yang kencang, untuk menutupi mulut dan hidung saat berada di satu ruangan yang sama dengan pasien. Masker tidak boleh disentuh saat digunakan.

Jika masker jadi basah atau kotor, harus segera diganti dengan yang baru, kering, dan bersih. Pakai masker dengan teknik yang benar yakni tidak menyentuh bagian depannya, dan segera buang masker setelah digunakan, dan langsung cuci tangan. Masker dan sarung tangan harus sekali pakai langsung buang, dibuang di tempat sampah khusus infectious waste.

Hindari kontak dengan cairan

Hindari kontak langsung dengan cairan tubuh, terutama oral atau sekresi pernapasan dan tinja. Gunakan sarung tangan sekali pakai dan masker, saat memberikan perawatan mulut atau pernapasan. Juga saat menangani feses, urin, dan limbah lainnya. Cuci tangan sebelum dan sesudah melepas sarung tangan dan masker.

Menjaga peralatan pasien

Gunakan linen dan peralatan makan khusus untuk pasien, lalu harus dibersihkan dengan sabun dan air setelah digunakan. Bersihkan dan beri disinfektan para peralatan yang kerap disentuh di kamar pasien, contohnya meja samping tempat tidur, bingkai tempat tidur dan mebel kamar tidur lainnya.

Untuk membersihkannya, bisa pakai sabun atau deterjen rumah tangga biasa kemudian, setelah dibilas pakai desinfektan rumah tangga yang mengandung natrium 0,5%.

Bersihkan pakaian, handuk, kain tempat tidur pasien bisa menggunakan sabun deterjen biasa dan air atau dicuci memakai mesin cuci di suhu 60 hingga 90 derajat Celcius, lalu keringkan sampai bersih. Tempatkan pakaian dan segala kain yang terkontaminasi ke dalam kantung cucian.

Tidak berbagi

Tidak berbagi di sini maksudnya, para anggota keluarga penghuni rumah yang lain tidak boleh berbagi barang-barang dengan pasien. Contohnya sikat gigi, peralatan makan minum, handuk, pakaian, sprei, hingga rokok.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini