Share

Perbandingan Tingkat Kematian COVID-19 dan Flu Biasa

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 09 Maret 2020 19:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 09 481 2180653 perbandingan-tingkat-kematian-covid-19-dan-flu-biasa-heSCwY1fRA.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

Wabah virus korona COVID-19 menjadi kecemasan masyarakat dunia. Sebagian dari mereka menganggap COVID-19 adalah penyakit berbahaya yang mengancam kematian bagi orang yang mengidapnya. Namun belum lama ini penelitian mengungkapkan tingkat kematian yang disebabkan COVID-19 dengan flu musiman (Seasonal Flu).

Melansir dari Live Science, Senin (9/3/2020), tingkat kematian akibat flu musim di Amerika Serikat (AS) menunjukkan angka sekira 0,1 persen. Sementara angka kematian yang disebabkan oleh COVID-19 memang lebih tinggi dibandingkan dengan flu musiman.

Pada studi yang dipublikasikan 18 Februari 2020 di China CDC Weekly, para peneliti menemukan bahwa tingkat kematian akibat COVID-19 sekira 2,3 persen. Besaran tersebut sesuai dengan kasus yang terjadi di daratan China.

Studi lain terhadap 1.100 pasien rawat inap di China yang diterbitkan pada 28 Februari di New England Journal Medicine menemukan bahwa angka kematian keseluruhan lebih rendah dengan hanya sekira 1,4 persen.

Flu

Namun tingkat kematian untuk COVID-19 tampaknya bervariasi berdasarkan lokasi dan usia seseorang. Contohnya di Provinsi Hubei yang menjadi pusat wabah, tingkat kematian COVID-19 bisa mencapai 2,9 persen. Pada provinsi lain di China, angka tersebut hanya menunjukkan 0,4 persen.

Selain itu orang dewasa yang berusia lebih tua terkena dampak yang paling parah dari COVID-19 ini. Tingkat kematian melonjak hingga 14,8 persen pada orang berusia 80 tahun ke atas serta orang yang berusia 70 hingga 79 tahun. Tingkat kematian akibat COVID-19 sekira delapan persen hingga 3,6 persen untuk usia 60 hingga 69 tahun.

Tingkat kematian sebesar 1,3 persen usia 50 hingga 59 tahun. Kematian sebesar 0,4 persen bagi kelompok usia 40 hingga 49 tahun dan hanya 0,2 persen bagi masyarakat berusia 10 hingga 39 tahun. Tidak ada kematian yang dilaporkan terjadi pada anak di bawah usia sembilan tahun.

Meskipun tingkat kematian COVID-19 masih belum jelas, tapi sebagian besar penelitian menunjukan kondisi ini lebih tinggi ketimbang flu musiman.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini