Pria Mudah Bergairah, Wajarkah?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 09 Maret 2020 23:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 09 485 2180513 pria-mudah-bergairah-wajarkah-RPTkQZWi3A.jpg Ilustrasi. (Carmencitta)

HASRAT bercinta adalah hal yang wajar bagi setiap manusia. Namun apa jadinya jika keinginan tersebut muncul terlalu sering?

Okezone pun mencari informasi seputar hal tersebut. Merangkum dari Sea Askmen, Senin (9/3/2020), menurut survey 1995 yang dilakukan oleh Kinsey Institute, 54 persen pria mengaku memikirkan hasrat berhubungan intim beberapa kali sehari, sementara 43 persen mengatakan hal itu ada dalam pikiran mereka beberapa kali per minggu atau hanya beberapa kali per bulan.

gairah

Hanya empat persen pria yang mengaku memikirkannya kurang dari sebulan sekali. Survei Kinsley Institute tersebut, melibatkan pria dari segala usia. Ini berarti motivasi mereka untuk berhubungan intim, sangat bervariasi. Tapi pada satu titik, pemikiran mereka bisa jadi problem, karena dikhawatirkan bisa mengganggu rutinitas sehari-hari.

Psikolog Klinis, Joshua Kalpou mengatakan bahwa dorongan berhubungan intim dapat sangat bervariasi bagi pria, dan usia menjadi salah satu faktor kunci yang memengaruhinya.

“Pria yang lebih muda (17-30 tahun) dengan produksi testosteron yang lebih banyak dari rata-rata akan memiliki dorongan untuk behubungan intim lebih kuat daripada pria yang berusia lebih tua. Namun faktor lingkungan dan biologis juga memainkan peranan penting yang berdampak signifikan,” terang Klapow.

Faktor pengalaman seksual, norma sosial, latar belakang sejarah dan harapan hidup, ikut memengaruhi tingkat dorongan seksual. Klapow juga mencatat kondisi kehidupan seorang pria dapat mendorong perilaku ini. Beberapa di antaranya adalah tingkat stres, kesedihan, kegelisahan dan kurang tidur dapat memengaruhi minat dan aktivitas seksual seseorang.

Seksolog Klinis, Dawn Michael menegaskan setiap orang memiliki gairah yang berbeda dan sangat unik. “Gairah seksual dapat bergantung pada pola seseorang melakukan masturbasi atau orgasme. Jika seseorang melakukan hal tersebut setiap hari, maka tubuhnya akan terbiasa dengan pola tersebut,” ungkapnya.

Psikoterapis Klinis, dr. Leslie Beth Wish pernah membuat studi pada 2016 di Ohio State University mengatakan lebih fokus pada pria berusia antara 18 hingga 25 tahun. Para peneliti memberikan peserta mesin hitung yang akan digunakan untuk melacak pemikiran mereka tentang hasrat untuk berhubungan intim. Rata-rata peserta memiliki pemikiran eksplisit sekira 19 kali per hari.

Hasilnya tidak terlalu mengejutkan, tapi para pria yang di survey ternyata juga memikirkan makanan, hampir sama seringnya yakni 18 kali per hari. Dengan kata lain jika seseorang memikirkan untuk berhubungan badan sekira satu atau dua jam sekali, maka hal ini sama seperti yang dilakukan seorang pria muda.

Klapow mengingatkan, jika seorang pria selalu sibuk dengan pemikiran tersebut, maka bisa mengganggu kemampuan mereka untuk bekerja, belajar, atau mempertahankan hubungan dan kehidupan sosial.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini