Sudah Seminggu, Pasien Korona COVID-19 Pertama Masih Positif

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 10 Maret 2020 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 10 481 2181086 sudah-seminggu-pasien-korona-covid-19-pertama-masih-positif-rUKCGNhttj.jpg Ilustrasi. (Shutterstock)

SUDAH sekira 7 hari pasien 01 dan 02 virus korona/Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara. Walau kondisi fisiknya membaik, mereka tak kunjung menunjukkan hasil negatif COVID-19.

Pada Selasa 10 Maret 2020, bertempat di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Jubir Nasional untuk Penanganan Korona, Achmad Yurianto menyampaikan kondisi kesehatan terkini, dari dua pasien positif pertama COVID-19 di Indonesia. Untuk kondisi pasien 01, Achmad Yurianto mengungkapkan di hari ketujuh perawatan, hasil tes menunjukkan yang bersangkutan masih positif.

apd

“Yang kita tunggu kasusnya (pasien) 01, 01 belum juga negatif (COVID-19), masuk hari ketujuh masih positif. Fisiknya sudah baik, tapi memang agak tertekan,” terang Achmad Yurianto di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Dokter yang biasa disapa dengan panggilan Yuri tersebut, menjelaskan, rasa tertekan yang dialami pasien 01, terkait dengan publikasi identitasnya yang terungkap ke publik.

Sehingga rasa khawatir tentang bagaimana nanti respon lingkungan sekitar dan keluarga, menghantui psikis pasien 01 COVID-19 tersebut. “Menghantui dia, bagaimana nanti di lingkungannya, bagaimana nanti dia di keluarga,” imbuhnya.

Melihat kondisi psikis pasien 01 ini, sebagai langkah upaya, Yuri mengatakan ada pendampingan psikologis yang dilakukan terhadap pasien. “Ada intervensi pskologis, kita supporting kejiwaannya,” tambah Yuri.

Sementara itu, pasien 02 yang berada di satu cluster dengan pasien 01, per hari ini disebutkan kondisi kesehatannya dalam keadaan baik.

Sekadar informasi, dari 19 orang tersebut sebanyak dua orang adalah warga negara asing (WNA). Pasien 10, jenis kelamin laki-laki, usia 29 tahun, WNA, kondisi sakit ringan sedang dan pasien kasus 11, usianya 54 tahun, kondisinya sakit ringan.

Sebelumnya, jumlah WNI yang terinfeksi virus korona sebanyak enam orang. Kemudian kemarin sore pemerintah memastikan ada tambahan 13 orang lagi sehingga jumlahnya 19 orang.

Yuri mengatakan, WNI yang positif virus tersebut merupakan hasil dari contact tracing (penelusuran kontak) dari pasien kasus satu dan kasus dari luar negeri.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini