Berapa Kisaran Biaya untuk Pengobatan Gagal Ginjal?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 11 Maret 2020 22:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 11 481 2181904 berapa-kisaran-biaya-untuk-pengobatan-gagal-ginjal-2vlx8pZGvd.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

Gagal ginjal menempati urutan keempat sebagai penyakit tidak menular dengan biaya termahal di dunia setelah jantung, kanker dan stroke. Banyak dari pasien gagal ginjal menempuh pengobatan Hemodialisa (HD) untuk memperpanjang masa hidup.

Sebagaimana diketahui, saat ini terdapat tiga alternatif pengobatan yang bisa dilakukan bagi pasien gagal ginjal. Tiga cara tersebut adalah hemodialisa (HD), Continous Ambulatory Peritonial Dialysis (CAPD) dan transplantasi ginjal atau cangkok ginjal.

Kepala Pusat Pembiayaan Jaminan Kesehatan (P2JK) Kemenkes, dr. Kalsum Komaryani, MPPM mengatakan ketiga pengobatan pasien gagal ginjal semuanya menelan biaya yang besar. Beruntung biaya pengobatan tersebut masih ditanggung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Semuanya ditanggung kalau udah jadi peserta BPJS. Kalau tarif rumah sakit yang dibebankan ke BPJS untuk CAPD sekira Rp7,5 juta itu sudah include pemasangan alat di perut,” tutur dr. Kalsum, kepada Okezone, Rabu (11/3/2020).

Pasien Gagal Ginjal

Dokter Kalsum mengatakan, untuk pengobatan jenis hemodialisa yang sering dilakukan oleh para penderita gagal ginjal, rumah sakit membebankan biaya Rp800 ribu untuk sekali cuci darah. Biaya akan membengkak tergantung dengan intensitas hemodialisa sesuai tingkat keparahan pasien.

“Untuk transplantasi ginjal biayanya di atas Rp300 juta untuk penerima donor. Sedangkan untuk pendonor ginjal maka biayanya di bawah Rp300 juta. Ini sesuai harga untuk BPJS, tapi kalau pakai uang sendiri bisa lebih mahal,” tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini